Mohon tunggu...
Adithiya KusumaPutera
Adithiya KusumaPutera Mohon Tunggu... Mahasiswa

Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Manusia dalam Dialektika Psikologi dan Pandangan dalam Islam

15 Desember 2019   10:01 Diperbarui: 15 Desember 2019   10:17 45 0 0 Mohon Tunggu...

Psikologi atau psyche memiliki arti nafas kehidupan. Dan jiwa diasumsikan seperti kupu-kupu yang berevolusi bebas terbang dan Psikologi adalah pembahasan ilmiah yang mempelajari terkait perilaku dan mental individu juga mengenai proses berpikir, memori, dan juga persepsi manusia

Agama juga membahas terkait dengan psikologi yaitu terdiri dari dua kata utama yaitu psikologi dan agama, psikologi berarti ilmu yang meneliti dan mempelajari sikap dan tindakan manusia, dan agama menyangkut kehidupan batiniah manusia didalamnya. Dilihat dari pembahasan tersebut bisa disimpulkan bahwa psikologi agama berartikan  meneliti serta mempelajari tindakan manusia dalam berhubungan dengan pengaruh keyakinan terhadap apa yang dipercayainya. Psikologi menurut pandangan islam adalah pendekatan studi untuk memahami kejiwaan dan perilaku manusia.

Psikologi menurut islam merupakan pandangan terhadap "manusia" yang tidak harus selalu dikaitkan dengan psikologi barat, psikologi islam dapat menciptakan produk teoritik yang berasal dari sumber-sumber hukum islam seperti Al-Quran dan Hadis, Dalam psikologi islam mengenai berbagai pengalaman spiritual dan mental juga bisa dijadikan sebagai rujukan untuk mencapai perbaikan kualitas perilaku yang baik di dunia maupun di akhirat.

Psikologi islman ini berbeda dengan psikologi barat, perbedaannya bisa dilihat dari dasar pemikiran barat adalah spekulatif filosofis tentang manusia, dasar pemikiran psikologi islam didasarkan pada Al-Quran dan As-Sunnah, dengan perbedaan itu dapat disimpulkan psikologi islam adalah kajian yang berhubungan dengan kejiwaan dan perilaku manusia untuk meningkatkan kualitas diri yang lebih baik dan mendapatkan kehidupan yang bahagia di dunia dan di akhirat.

Psikologi dalam islam dan psikologi modern memiliki perbedaan dalam psikologi islam lebih banyak pembahasan dari psikologi modern yang hanya membahas mengenai fisik-biologis, kejiwaan dan sosio kultural. Dalam Psikologi Islam juga membahas kerohanian atau spiritual yang tidak pernah ada atau dibahas dalam psikologi modern.

Psikologi dalam islam melihat jiwa dengan memperhatikan keadaan fisik manusia sebagai suatu hal yang dapat dilihat dalam jiwa, jadi kondisi fisik merupakan salah satu fenomena kejiwaan. Psikologi dalam islam memiliki tujuan untuk kesejahteraan manusia, tujuan utama dari psikologi ini untuk memecahkan problem dan dikembangkan lebih lanjut potensi individu serta komunitas manusia melalui tahapan-tahapan yang tepat untuk memahami lebih lanjut mengenai hidup manusia.

Psikologi islam memiliki pendekatan ilmiahnya yaitu ada tiga pendekatan ilmiah yaitu Skriptualis, Filosofis, dan Sufistik, skriptualis mengkaji Psikologi dalam Islam berdasarkan pada teks-teks yang berada dalam Al-Quran dan Hadis dan menilai apa yang terkandung di dalamnya sebagai petunjuk yang sudah jelas.

Filosofis menilai bahwa Allah menciptakan nafs manusia bersamaan deengan psikologis didalamnya, Pendekatan ini mengkaji Psikologi yang didasarkan pada prosedur yang spekulatif  Pendekatan ini memfokuskan pada akal tanpa melupakan nash,  dengan berpedoman pada makna esensi yang ada di dalamnya. Yang terakhir adalah Sufistik yaitu mengkaji Psikologi berdasarkan prosedur intuitif serta lham dengan menajamkan struktur kalbu.

VIDEO PILIHAN