Mohon tunggu...
Adi Supriadi
Adi Supriadi Mohon Tunggu...

HR Manager In a Japanese company, Live In Jakarta, Born in Ketapang City, West Kalimantan. A Speaker, Motivation Trainer, Thinker and a Writer on culture, humanity, education, politics, peace, Islam, Palestinian, Israel, America, Interfaith, transnational, interstate, Management, Motivation and Cohesion at workplace. Committed to building a Cohesive Indonesia, Cohesive Industrial relation, Cohesion at workplace and offer Islamic solutions to the problems that inside. Lulus dari Fakultas Dakwah STAI Al-Haudl Ketapang, Kalbar, Melanjutkan Belajar Di Ma'had Al Imarat Bandung, Jawa Barat dan S-2 Manajemen di Universitas Winaya Mukti Bandung, Jawa Barat. "Hidup Berarti Dengan Berbagi, Sekali Berbagi Sesudah Itu Mati" (Assyarkhan) Haddad Assyarkhan / Adi Supriadi, Pin BB : 5990D42A Phone/WA : 081513629467 , Phone/SMS : 089648981244 , Twitter : @assyarkhan , Facebook : www.facebook.com/assyarkhan , Youtube : www.youtube.com/assyarkhan

Selanjutnya

Tutup

Bola

Ngapain Ridwan Kamil ke Sarang Jakmania Jika Persib Sudah Ditentukan Juara

17 Oktober 2015   11:57 Diperbarui: 17 Oktober 2015   12:35 0 1 19 Mohon Tunggu...

 

Oleh : ADI SUPRIADI / HADDAD ASSYARKHAN 

Twitter : @assyarkhan

Perhelatan Final Piala Presiden Sriwijaya FC Vs Persib sebentar lagi akan diberlangsungkan, Jika Anda bertanya Siapa yang akan menjadi pemenangnya, Dari perjalanan Piala Presiden sebenarnya Skenarionya sudah terbaca, Siapakah? Maka PERSIB lah juaranya, Bukan bermaksud mengecilkan peran Sriwijaya dalam hal ini, karena sesungguhnya saat ini ada 4 kekuatan besar Sepakbola sepanjang sejarah Indonesia, Persib, Persija, Persipura dan Sriwijaya FC.


PERSIB disetting juara bukan tidak dengan tujuan, sudah pasti ada tujuannya, Penulis berharap apa yang menjadi prediksi Saya ini salah dan tidak menjadi kenyataan yang artinya PERSIB Kalah. Tetapi kecil kemungkinannya PERSIB akan kalah.
Penulis mencoba menyamakannya dengan Film The Batle of Year dimana Boy Band Korea merajai Dunia sehingga diikuti demam Boy Band dengan gerakan Tarian jalanan Amerika Kulit Hitam ini dibanyak Negara, Maka Film ini bercerita bagaimana cita-cita Amerika untuk mengembalikan asal muasal tarian jalanan ala Hip Hop ini menjadi milik Amerika setelah bertahun-tahun dikuasai Korea, Dalam setiap pertandingan Korea tidak pernah kalah yang menyatakan bahwa Tarian Boy Band ini menjadi milik Korea, Negara lain termasuk Amerika bukanlah pemiliknya.


Opini bahwa Korea tidak lagi bisa dikalahkan dalam tarian ini sudah terekam keras dikepala sebagaimana dalam Film tersebut, maka Penulis sudah bisa menebak akhir film tersebut bahwa Amerika tidak akan menjadi juara dalam kompetisi itu melainkan hanya sebagai Juara 2 dengan menyisihkan peserta dari Prancis dan Jerman.
Artinya, Skenario Film ini menyatakan bahwa Korea tak bisa dikalahkan dan Opini di masyarakat tidak boleh dilawan, maka Amerika sebagai penantang setidaknya jadi Runner-up dengan kekalahan tipis 1 Point.


Bagaimana dengan PERSIB? Persib sebagai Pemain lama dalam Sepakbola Indonesia sudah diopinikan sebagai juara bertahan, Pemain unggulan, tidak pernah kalah, selalu menang, banyak pendukung bahkan diseluruh Dunia (Didalam Artikel Saya yang lain PERSIB termasuk memiliki Fans yang paling banyak diluar Indonesia).


Opini ini tidak bisa dikalahkan, maka Skenario Piala Presiden memang akan menjadikan PERSIB sebagai juara? Untuk Apa? Untuk membuat laga ini heboh bahkan sangat heboh, Anda bayangkan jika yang berlaga di Final adalah Mitra Kukar, Apa serunya? apalagi Borneo FC , Ah...Siapa yang bisa mengebohkannya? Nggak ada sama sekali. Lalu, Mengapa PERSIB Pilihannya? Karena PERSIB punya musuh bebuyutan yaitu Jakmania. Ini moment untuk membuat Perhelatan Sepakbola ini menghebohkan jagat raya. Untuk Apa? Tak lain dan tak bukan Pencitraan Sang Presiden. Semuanya sudah bisa ditebak.


Lalu, Apakah Sriwijaya FC merupakan lawan tanding yang dipilih untuk melawan Persib? Tidak! Karena tidak penting lawan tanding bahkan jikapun Persipura atau Persija tidak ngaruh siapapun lawannya. Terpenting dalam hal ini adalah bagaimana Memblow-up Perhelatan Piala Presiden menjadi sangat heboh, bahkan menenggelamkan kisah-kisah sepakbola Indonesia sebelumnya dimasa Pemerintahan sebelumnya. Ini juga sekaligus melupakan kisah turunnya pamor Jokowi sebagai Presiden dan kembali terangkat citranya melalui "Drama Persib Sebagai Pemenang Piala Presiden 2015".


Kemudian, Ngapain Kang Emil Walikota Bandung mendatangi sarang Jakmania jika PERSIB memang sudah dipastikan juara Piala Presiden? Tak lain tak bukan untuk memblow-up berita ini menjadi sangat heboh lagi menghebohkan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x