Mohon tunggu...
Adica Wirawan
Adica Wirawan Mohon Tunggu... Wiraswasta - "Sleeping Shareholder"

"Sleeping Shareholder" | Email: adicawirawan@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Film Coco "Kandidat Kuat" Peraih Piala Oscar 2018?

12 Desember 2017   09:54 Diperbarui: 12 Desember 2017   10:20 2607
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
tokoh miguel dalam film coco (sumber: http://www.movieforkids.it/wp-content/gallery/coco/coco-film-pixar-05.jpg)

Tema seputar keluarga seolah tak habis-habisnya digali dan diolah sedemikian rupa oleh para seniman di balik pembuatan film-film tersebut. Tema itu menjadi "poros utama" dari kisah-kisah yang disampaikan lewat animasi yang "memanjakan" mata.

Hal itu tentu wajar sebab produser Disney sebelumnya, Michael Eisner, telah "menanamkan" filosofi bahwa film yang hebat adalah film yang mampu merefleksikan pengalaman hidup penontonnya. Hal itulah yang kemudian membuat penonton menyenangi tokoh-tokoh dalam film Disney karena tokoh-tokoh tersebut dapat mencerminkan kepribadian mereka.

Bahkan, dalam sebuah wawancara yang dimuat di Kompas beberapa tahun lalu, Eisner sendiri mengaku menyukai tokoh Elsa dalam film Frozen sebab sosok Elsa mengingatkannya pada putri kecilnya.

Bagaimana diketahui, Eisner punya seorang putri yang mengidap suatu penyakit tertentu sehingga dia harus mendapat suntikan setiap beberapa jam sekali, dan itu harus dilakoninya seumur hidup.

Sampai pada suatu ketika, putri kecilnya berkata, "Ayah, sampai kapan aku akan begini terus?" Sesaat mata Eisner berkaca-kaca. Putrinya tidak bisa melawan penyakit itu sebab penyakit itu adalah bawaan sejak lahir.

Hal yang sama juga berlaku kepada tokoh Elsa, yang "dikutuk" mampu menciptakan lebih kristal es lewat sihirnya. Seperti putri Eisner, Elsa juga tidak berdaya menangkal takdirnya karena itu sudah dimilikinya sejak lahir.

sosok elsa dalam film frozen (sumber: http://images6.fanpop.com/image/photos/39700000/Frozen-Movie-Elsa-Wallpaper-disney-princess-movies-39744517-1920-1200.jpg)
sosok elsa dalam film frozen (sumber: http://images6.fanpop.com/image/photos/39700000/Frozen-Movie-Elsa-Wallpaper-disney-princess-movies-39744517-1920-1200.jpg)
Makanya, di akhir wawancara, Eisner menegaskan bahwa Elsa adalah tokoh yang sangat spesial baginya karena terus mengingatkannya pada perjuangan putrinya dalam mengatasi penyakit tersebut.

Kimi No Nawa Lawan Terberat Coco?

Namun demikian, jalan film Coco menuju Piala Oscar 2018 bukannya tanpa halangan. Sebab, masih ada film lain yang bisa menjadi "penantang" terkuat. Sebut saja film Kimi No Na Wa, yang digarap dengan apik oleh sutradara anime galau, yaitu Makoto Shinkai.

film kimi no na wa yang rilis pada tahun 2016 (sumber: https://fastjapan.com/en/wp-content/uploads/2016/09/1-32.jpg)
film kimi no na wa yang rilis pada tahun 2016 (sumber: https://fastjapan.com/en/wp-content/uploads/2016/09/1-32.jpg)
Film itu berkisah tentang kehidupan dua remaja, yaitu Taki dan Mitsuha, yang sempat "bertukar tubuh" selama dua minggu. Taki yang dilukiskan sebagai cowok yang jago menggambar dan ulet bekerja di sebuah restoran harus menjalani kehidupan Mitsuha, yang sangat feminim dan tinggal di sebuah desa kecil bernama Itomori.

Makanya, sewaktu mereka bertukar tubuh, timbul masalah. Sebab, kedua remaja itu punya watak yang berbeda. Namun, setelah dua minggu "menjajal" kehidupan yang berbeda, mereka akhirnya terpisah juga.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun