Adam Dosa Pertama
Adam Dosa Pertama lainnya

Senyuman In Deep and Dance

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

[04 Juli] Hari Ini Dalam Sejarah

3 Juli 2012   17:06 Diperbarui: 25 Juni 2015   03:18 1129 0 0
Peristiwa apa saja yang terjadi pada tanggal 04 Juli?

Berikut ini adalah 04 Juli dalam sejarah :


·04 Juli 1054 : Mencatat Sejarah muncul/terlihatnya satu supernova paling terang yang pernah tercatat dalam sejarah manusia. Penduduk bumi yang benar-benar hidup saat itu pasti sangat beruntung bisa menyaksikan momen langka yang terlihat jutaan bahkan ratusan juta tahun sekali itu. Saking terangnya, supernova tersebut dapat dilihat dengan mata telanjang di siang hari ketika semua benda langit tak bisa dilihat kecuali matahari.



·04 Juli 1187 : Mencatat Sejarah tentang Salahuddin Ayyubi yang mengalahkan Guy dari Lusignan pada Pertempuran Hittin. Pertempuran Hittin adalah suatu pertempuran yang terjadi pada bulan Ramadan tahun 584 H/1187 M, antara pasukan Muslim dibawah pimpinan Salahuddin Ayyubi dan Tentara Salib dari Kerajaan Yerusalem. Pertempuran ini dimenangkan oleh pihak Muslim, dan adalah salah satu pertempuran terpenting dalam Perang Salib.



·04 Juli 1456 : Mencatat Sejarah Pengepungan Nándorfehérvár (Beograd)oleh Mehmed II bersama pasukan Utsmaniyahdalam usahanya menundukkan Kerajaan Hongaria.



·04 Juli 1776 : Mencatat Sejarah Kemerdekaan Amerika Serikat. Pada 04 Juli 1776 Amerika Serikat memproklamasikan kemerdekaannya dari jajahan Inggris.



·04 Juli 1826 : Mencatat Sejarah Wafatnya Presiden Amerika Serikat ke 4, Thomas Jefferson.



·04 Juli 1868 : Mencatat Sejarah Kelahiran Herietta Swan Leavitt yang merupakan seorang Astronom Amerika yang mencetuskan teori inovatif di bidang Astronomi dan menjadi wanita pertama yang bersentuhan dengan komputer.



·04 Juli 1889 : Mencatat Sejarah 100 Tahun Revolusi Prancis di mana semua buruh diberbagai negeri berkumpul dan memutuskan resolusi mengenai pengurangan jam kerja menjadi 8 jam dalam sehari.



·04 Juli 1927 : Mencatat Sejarah Pendirian Perserikatan Nasional Indonesiadi Bandungoleh Soekarno dan Dr. Tjipto Mangunkusumo. Pada Tahun 1928 Perserikatan Nasional Indonesia berganti nama menjadi Partai Nasional Indonesia.



·04 Juli 1939 : Mencatat Sejarah Konferensi Pertama GAPI (Gabungan Politik Indonesia) yang melahirkan aksi GAPI dengan semboyan “Indonesia Berparlemen”.



·04 Juli 1943 : Mencatat Sejarah Pertempuran Kursk antara Jerman Nazi dan Uni Soviet pada Perang Dunia II (World War II).



·04 Juli 1946 : Mencatat Sejarah Kemerdekaan Philipina dari jajahan Amerika Serikat.



·04 Juli 1952 : Mencatat Sejarah Berdirinya Yayasan Universitas Sumatera Utara bertujuan untuk mendirikan satu Universitas yang melaksanakan pendidikan tinggi di Sumatera Utara.



·04 Juli 1954 : Mencatat Sejarah Jerman Barat Menjadi Juara Piala Dunia yang di gelar di Swiss.



·04 Juli 1971 : Mencatat Sejarah Wafatnya Doktor Muhammad Muin, cendekiawan sastra Persia terkemuka. Karya penulisan yang ditinggalkan Doktor Muin di antaranya adalah kamus besar bahasa Persia yang terdiri dari enam jilid.







Uraian Singkat Sejarah Terpilih Hari ini:



04 Juli 1927 : Pendirian Perserikatan Nasional Indonesia



Perserikatan Nasional Indonesia atau PNI secara resmi dinyatakan berdiri di Bandung pada tanggal 04 Juli 1927, oleh para tokoh nasional seperti Dr. Tjipto Mangunkusumo, Mr. Sartono, Mr Iskaq Tjokrohadisuryo dan Mr Sunaryo. Selain itu para pelajar yang tergabung dalam Algemeene Studie Club yang diketuai oleh Ir. Soekarno turut pula bergabung dengan partai ini.



Pada Mei 1928, Perserikatan Nasional Indonesia makin menegaskan perjuangan politiknya dengan mengubah nama menjadi Partai Nasional Indonesia (PNI). Ia mengisi kekosongan dalam gerakan nasionalis di Hindia Belanda pasca pelarangan PKI oleh pemerintah kolonial akibat perlawanan 1926/1927 yang gagal.



Berdirinya PNI bisa dianggap sebagai salah satu tonggak penting dalam sejarah Indonesia. Diakui atau tidak, PNI menjadi salah satu partai yang sangat berpengaruh dalam sejarah politik di Indonesia.


PNI dengan sedemikian rupa –meminjam istilahnya Robert Elson– menjadi hulu utama dari arus besar kelompok nasionalis di Indonesia. Jejaknya bahkan masih bisa diendus hingga Pemilu 2009 dengan keberadaan sejumlah Partai yang mengaku sebagai “anak ideologis” PNI.



John Inglesson, dalam disertasinya yang sudah menjadi klasik, Jalan ke Pengasingan, menjelaskan PNI sebagai partai yang memilih menggunakan cara non-kooperasi dan pengorganisasian massa, partai politik yang beranggotakan orang-orang bumiputera, semata-mata mencita-citakan kemerdekaan politik, berpandangan kewilayahan dengan batas-batas yang meliputi seantero kekuasaan pemerintah Hindia Belanda dan berterusterang mengusung ideologi “nasionalisme yang sekuler”.



PNI mulai goyah kepemimpinannya saat Soekarno, Gatot Mangkuprojo dan Maskoen Soemadiredja ditangkap pada penghujung 1929 dan awal 1930. Kepemimpinan Mr. Sartono tak berhasil membuat PNI menjadi stabil dan akhirnya PNI dibubarkan pada 1931.



Bubarnya PNI –dan digantikan oleh Partindo– menjadi akhir dari babak awal sejarah PNI. Ia bangkit kembali pasca Proklamasi dan kelak menjadi pemenang dalam Pemilu 1955. 1975, ia ber-fusi dengan Partai Demokrasi Indonesia, seperti halnya partai-partai Islam ber-fusi ke dalam Partai Persatuan Pembangunan.



Di era reformasi, nama PNI kembali mencuat dengan berdirinya beberapa partai yang terang-terangan menggunakan nama PNI lagi dan beberapa partai nasionalis yang mengaku sebagai penerus PNI. Pada Tahun 1998 dengan dipimpin oleh Supeni, mantan Duta besar keliling Indonesia, PNI didirikan kembali dan menjadi peserta pemilu pada tahun 1999.



Pada Tahun 2002 PNI berubah nama menjadi PNI Marhaenisme dan diketuai oleh Sukmawati Soekarno, anak dari Soekarno.










Sumber :


1.http://id.wikipedia.org


2.http://www2.irib.ir


3.www.uniknya.com


4.www.repository.usu.ac.id


5.http://disnakertrans.lampungprov.go.id


6.www.jakarta45.wordpress.com









04 Juli 2012


Presented by:


Adam Dosa Pertama


Copyright 2012