Mohon tunggu...
Achmad Siddik Thoha
Achmad Siddik Thoha Mohon Tunggu... Dosen - Pengajar dan Pegiat Sosial Kemanusiaan

Pengajar di USU Medan, Rimbawan, Peneliti Bidang Konservasi Sumberdaya Alam dan Mitigasi Bencana, Aktivis Relawan Indonesia untuk Kemanusiaan, Penulis Buku KETIKA POHON BERSUJUD, JEJAK-JEJAK KEMANUSIAAN SANG RELAWAN DAN MITIGASI BENCANA AKIBAT PERUBAHAN IKLIM. Follow IG @achmadsiddikthoha, FB Achmad Siddik Thoha

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Kurban Menyatukan Beragam Kebahagiaan

3 September 2017   12:45 Diperbarui: 3 September 2017   13:03 1389
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pengungsi Rohingya menerima daging kurban dari panitia (dok panita Kurban Puza 2, 2/9/2017)

"Saya sudah tiga tahun ikut idul Adha disini. Saya senang disini."

(Muhammad Zubair, Pengungsi Rohingya di Medan)

Zubair, pria berjangkut panjang memakai kopiah putih demikian ia dipanggil. Pria kekar dengan tinggi sekitar 155 ini asyik menguliti kambing yang baru saja disembelih. Siapa Zubair? Ia adalah salah satu pengungsi Rohingya di Medan Sumatera Utara yang membantu warga Komplek Perumahan Puri Zahara 2 Kelurahan Simpang Selayang Kecamatan Medan Tuntungan dalam pelaksanaan Kurban 1438 H. Zubair tidak sendiri, ada empat pria lain dan dua anak asal Rohingya yang ikut membantu panitia Kurban warga Puri Zahara 2 ini.

Pengungsi Rohingya ikut membantu pelaksanaan pemotongan hewan Kurban di Medan (dok panita Kurban Puza 2, 2/9/2017)
Pengungsi Rohingya ikut membantu pelaksanaan pemotongan hewan Kurban di Medan (dok panita Kurban Puza 2, 2/9/2017)
Tidak hanya menguliti hewan kurban, saudara kita dari Rohongya ini juga ikut memotong daging, memotong tulang dan juga memasak buat konsumsi panitia. Memasak? Ya, saudara kita dari Rohingya ini sudah terkenal dengan masakannya yang lezat. Uniknya, yang memasak semuanya pria.

Pengungsi Rohingya memasak masakan khas mereka (dok panita Kurban Puza 2, 2/9/2017)
Pengungsi Rohingya memasak masakan khas mereka (dok panita Kurban Puza 2, 2/9/2017)
Apa masakannya? Kami menyebutnya Kari Daging. Masakan Kari yang sangat lezat namun tanpa santan dan kaya dengan rempah-rempah. Cara memasaknya juga unik. Tim memasak mengaduk daging dan semua rempah yang terdiri dari bawang, tomat, jintan, cabe hijau, jahe, kayu manis, cengkeh, garam dan bumbu lain dengan tangan. Lalu sebelum dimasak, minyak goreng dituangkan lalu diaduk kembali. Saat memasak, api yang digunakan berasal dari kayu bakar. Hanya butuh waktu satu jam, aroma masakan dari Zubair dan kawan-kawan sudah menyebar ke seluruh warga yang sedang asyik menyiapkan daging Kurban untuk dibagikan nanti.

Kari khas Rohingya (dok panita Kurban Puza 2, 2/9/2017)
Kari khas Rohingya (dok panita Kurban Puza 2, 2/9/2017)
Daging, tulang dan bagian hewan kurban sudah siap dibagikan. Zubair dan kawan-kawan mendapatkan bagian baik sebagai panitia maupun sebagai pihak yang berhak. Sebanyak 60 paket daging kurban diserahkan buat pengungsi Rohingya, teman-teman Zubair, oleh panitia Kurban 1438 H Perumahan Puri Zahara 2 Medan. Mereka pulang dengan kebahagiaan. Panitia juga ikut bahagia karena sudah menumbuhkan kebahagiaan di sebagian saudara Rohingya dimana saat ini banyak saudara mereka di yanga ada di Myanmar sedang dalam bayangan kesedihan, ketakutan bahkan kematian.

Daging Kurban yang akan disebar ke Karo (dok panita Kurban Puza 2, 2/9/2017)
Daging Kurban yang akan disebar ke Karo (dok panita Kurban Puza 2, 2/9/2017)
Tak hanya untuk saudara kita Rohingya, kebahagiaan juga dirasakan oleh banyak warga Medan dari Kurban yang dilaksanakan oleh warga Komplek Puri zahara 2 ini. Sebanyak 80 paket daging Kurban juga dinikmati oleh anak-anak yatim dan dhuafa di daerah Medan Johor. Puluhan bungkus daging Kurban mampu menerbitkan sedikit kebahagiaan buat warga bantara sungai Deli. Bahkan daging Kurban dari Puri Zahara 2 juga menyebar hingga ke Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Karo. 

Ketua Panitia Kurban Puri Zahara 2 Bapak Anowardin bersama anak-anak Puri Zahara 2 menyisakan puluhan paket daging Kurban yang disebar ke warga yang ditemui di jalanan Kota Medan seperti Tukang Becak, Tukang Pangkas Rambut dan warga yang mau menerima paket tanpa harus rumit dengan kupon. Tentu saja sebagian besar warga sekitar komplek adalah sasaran utama berbagi kebahagiaan lewat daging Kurban yang berasal dari 11 lembu dan 6 kambing.

Daging kurban dibagikan untuk anak yatim da dhuafa di Medan Johor (dok panita Kurban Puza 2, 2/9/2017)
Daging kurban dibagikan untuk anak yatim da dhuafa di Medan Johor (dok panita Kurban Puza 2, 2/9/2017)
Kebahagian yang benar-benar dapat dirasakan adalah kebahagian warga Puri Zahara 2 sendiri. Mereka berkumpul bersama baik sebagai panitia maupun warga di lokasi pelaksanaan Kurban yaitu di halaman Masjid Al Falah, masjid komplek Puri Zahara 2. Lima puluh lebih warga Puri Zahara 2 ikut bersatu, berbaur dan bergotong-royong melakukan tugas sesuai arahan panitia.

 Ada yang menyembelih, ada yang menguliti dan memotong hewan sembelihan, ada yang memotong daging dan tulang, ada yang menyiapkan konsumsi, membungkus daging, membagi bagian pekurban dan warga, mendistribusi daging ke berbagai penjuru serta membersihkan lokasi dari bau, kotoran dan darah setekah taka da lagi daging yang tersisa. 

Di lokasi pelaksanaan Kurban, baik panitia maupun warga juga berkumpul makan bersama menikmati masakan dari ibu-ibu yang sangat ligat (lincah dan cepat) menyediakan semua kebutuhan Bapak-bapak yang lebih banyak bergelut dengan hewan kurban di lapangan. Semua berjalan alami , dipenuhi keceriaan dan penuh pancaran kebahagiaan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun