Sri Wintala Achmad
Sri Wintala Achmad penulis

SRI WINTALA ACHMAD menulis puisi, cerpen, dan novel. Karya-karyanya dimuat di media masa lokal, nasional, Malaysia, dan Australia; serta diterbitkan dalam berbagai antologi di tingkat daerah dan nasional. Nama kesastrawannya dicatat dalam "Buku Pintar Sastra Indonesia", susunan Pamusuk Eneste (Penerbit Kompas, 2001) dan "Apa dan Siapa Penyair Indonesia" (Yayasan Hari Puisi Indonesia, 2017). Profil kesastrawanannya dicatat dalam buku: Ngelmu Iku Kelakone Kanthi Laku (Balai Bahasa Yogyakarta, 2016); Jajah Desa Milang Kori (Balai Bahasa Yogyakarta, 2017); Menepis Sunyi Menyibak Batas (Balai Bahasa Jawa Tengah, 2018). Sebagai koordinator divisi sastra, Dewan Kesenian Cilacap periode 2017-2019.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Dialog Warga Negeri Rimba

13 Maret 2018   19:59 Diperbarui: 13 Maret 2018   20:10 446 0 0

Di depan seluruh binatang, kancil berkata

"Aku yang berhak menjabat raja rimba, Tarzan

Yang selalu singgah di dalam istana

Dijaga prajurit-prajurit harimau pilihan!"



"Jangan sepongah guntur di musim kemarau!"

Bentak Tarzan anak pungut tuan Kingkong

 "Akulah raja rimba, penakluk seluruh binatang

Hanya dengan sekali tepukan tangan."



Kancil ngakak sambil menggeleng-gelengkan kepala

"Bagaimana nasib negeri rimba ini, Tarzan

Bila seluruh binatang menjadi boneka dari seorang berotak kerbau

Yang hanya menumpukan kekuatan pada tanduknya?"



"Bagaimana pula negeri rimba ini kembali ke zaman emas?"

Tarzan menghela napas sambil membenahi cawatnya

"Bila telah dikuasai raja berotak dewa, namun

Jiwanya tak ubah kubangan belatung?"



HALAMAN :
  1. 1
  2. 2