Mohon tunggu...
Achmad RuyatAlFaris
Achmad RuyatAlFaris Mohon Tunggu... Mahasiswa - macan jalanan

mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Politik

PP-GEMPAR Menyebut Bagi-bagi Kartu Sakti adalah Senjata Ampuh Janji Manis Kampanye Politik

24 September 2021   18:47 Diperbarui: 24 September 2021   18:50 86 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
ketua Umum PP-GEMPAR Periode 2021-2023  (Ahmad Ru'yat Al-Faris)/dokpri 

Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Pejuang Rakyat (PP-GEMPAR) Periode 2021-2023 menyebut bahwa janji , politik di Tahun 2019-2024,  Banyak bermunculan Kartu Sakti Sebagai Realisasi janji kampanye dan janji Manis politik saat mencalonkan diri sebagai walikota, Bupati, dan Gubernur.

Ketua Umum PP-GEMPAR Achmad Ru'yat Al-Faris Mengatakan bahwa Janji yang diberikan calon penguasa saat ini adalah bagi-bagi kartu sakti (janji politik, dan janji kampanye) untuk merebut simpati pemilih maupun masyarakat.

Namun kemudian lupa diwujudkan saat sudah berkuasa ini lah janji manis politik dan janji manis (kartu sakti) yang dimana saat ini menjadi senjata ampuh untuk kampanye merebut simpati masyarakat

"Masyarakat Indonesia tentu sudah sering mendengar janji seperti itu. Hampir semua orang yang mencalonkan diri menjadi pemimpin, pernah memberi janji pada pemilih. Dari calon lurah sampai calon presiden, semua mengobral janji".Ujarnya

Mereka berani berjanji sekaligus berani mengingkarinya. Persis tulisan William Shakespeare dalam "As You Like It", 1599/1600 : "Dia menulis ungkapan berani, bicara dengan kata-kata berani, bersumpah dengan sumpah berani, dan melanggarnya dengan berani."

Bagaimanapun janji politik terbukti adalah sesuatu yang sulit ditagih.

 Ketua Umum PP-GEMPAR Achmad Ru'yat Al-Faris mengatakan janji politik hanya memiliki kekuatan moral.

"Janji politik hanya berkekuatan moral dan tidak punya kekuatan hukum". (24/9/21)

Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan