Mohon tunggu...
Nasywa Saudah
Nasywa Saudah Mohon Tunggu... Public Speaker

Agent of Change

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Virus Mutasi Korona? Bungkuuuss...!

4 Januari 2021   21:16 Diperbarui: 4 Januari 2021   21:20 60 1 0 Mohon Tunggu...

Sudah hampir 1 tahun dunia diporak porandakan dengan kedatangan si kecil yang mematikan. Belum ada kabar kapan si kecil akan pindah ke planet lain. Bukannya pindah, si kecil malah bermutasi, hmm sepertinya dia berniat untuk menetap. Kabar virus mutasi ini datang dari Inggris belum lama ini.  Indonesia ikut merasakan kedatangan si kecil sejak akhir Februari 2020. Awal mula kedatangan si kecil membuat diterapkannya kebijakan sosial distancing, study from home hingga work from home. Perkembangan biakan si kecil masih belum terkendali hingga beberapa daerah menerapkan kebijakan PSBB. Adanya kebijakan sosial distancing dan PSBB membuat sebagian besar masyarakat Indonesia menjadi penjual online dadakan.

Kondisi ekonomi semakin terguncang, banyak masyarakat yang nekat keluar rumah demi mencari nafkah hingga akhirnya keluar kebijakan new normal. Dimana masyarakat tetap harus berusaha memutus penyebaran rantai penularan dengan kebiasaan baru. Masyarakat diperbolehkan keluar rumah, akan tetapi masyarakat harus mematuhi protokal kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Setiap instansi yang mengizinkan karyawannya untuk masuk juga harus menerapkan protokol kesehatan. Protokol kesehatan juga diterapkan di fasilitas umum dan kendaraan umum. Harapannya kebiasaan baru ini menjadi kebiasaan yang bukan hanya menghindari korona, akan tetapi bisa mencegah penyakit lain.

Kabar baiknya Indonesia sudah membeli dan mendapatkan vaksin korona, kabar buruknya korona di Indonesia berpotensi mengalami mutasi. Dan pertanyaan saya apakah vaksin yang sudah ada di Indonesia bisa mengcover semua penduduk Indonesia? Efektifkah vaksin korona terhadap korona dan juga mutasi korona? Terlepas dari itu semua yang bisa melindungi kita dari korona atau mutasi korona bukanlah vaksin tapi Sang Kholik dan kita sendiri. Karena itu, untuk melindungi diri kita dari virus korona, virus mutasi korona, dan penyakit lain selain berdo'a kita harus menjaga daya tahan tubuh kita, supaya tidak mudah terkena penyakit. Allah menciptakan kita dengan memberikan tentara di dalam darah yang mengalir ke seluruh tubuh. Tentara ini dikenal dengan nama leukosit, di dunia kedokteran. Leukosit berfungsi untuk menghasilkan antibodi untuk melawan virus, bakteri, dan parasit yang bisa membuat kita sakit. Tugas kita adalah menjaga tentara-tentara ini supaya tetap bisa melakukan tugasnya dengan baik, sehingga kita tidak mudah terkena penyakit terutama virus corona dan virus mutasi corona. Bagaimana cara menjaga tentara-tentara ini? Lakukan beberapa hal dibawah ya....

  • Bangun tidur di pagi hari dan tidak tidur kembali sampai siang hari
  • Pasang alarm sekitar jam 04.00-04.30, untuk yang muslim setelah salat subuh jangan tidur kembali. Hirup udara pagi hari yang masih suci belum tercampur polusi. Udara yang benar-benar segar bisa membuat hari kita lebih segar.

  • Minum air putih minimal 1 gelas.
  • Sebelum beraktivitas dan memasukkan makanan ke lambung kita, minumlah air putih minimal 1 gelas, hal tersebut membuat lambung tidak kaget dan terasa nyaman.

  • Olahraga
  • Olahraga paling aman di masa sekarang adalah olahraga dirumah. Teman-teman bisa mendownload senam irama dan mempraktekannya setiap pagi.

  • Minum air putih secukupnya
  • Kebutuhan air putih dalam tubuh kita dalam sehari minimal 2 liter atau 8 gelas. Minum air putih yang cukup bisa menghindarkan kita dari dehidrasi.

  • Makan-makanan yang bergizi
  • Buah, sayur, karbohidrat dan protein yang cukup bisa menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh kita.
  • Konsumsi vitamin atau suplemen tambahan
  • Buah atau sayur yang kita cerna, tidak semua vitamin bisa terserap dengan baik. Karena itu kita butuh vitamin atau suplemen tambahan, bisa vitamin dari kimia ataupun suplemen dari herbal.

  • Tidak merokok
  • Banyak sekali efek negatif yang ditimbulkan dari asap rokok, karena itu kalau mau keren jangan merokok. Buat kamu yang bukan perokok hindari asap rokok karena perokok pasif efeknya jauh lebih berbahaya dari pada perokok aktif.

  • Batasi kegiatan sedentari
  • Kegiatan sedentari adalah kegiatan diluar waktu tidur malam dimana kegiatan tersebut mengeluarkan kalori sangat sedikit. Misalnya rebahan, tidur dari pagi sampai pagi lagi, nonton tv atau drakor dan lainnya. Kegiatan sedentari perlu dihindari selain tentara di dalan tubuh kita menjadi lemas, kegiatan sedentari juga memicu obesitas.

  • Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari.
  • Aktivitas fisik berbeda dengan olah raga. Contoh aktivitas fisik adalah mencuci piring, menyapu, atau memasak.

  • Tetap mematuhi protokol kesehatan
  • Ketika keluar rumah atau ada tamu yang berkunjung, tetap perhatikan protokol kesehatan, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mejaga etika batuk ketika bersin. Ingat ketika bersin jangan tutup mulut dengan telapak tangan, melainkan dengan siku tangan atau tisu. Setelah batuk jangan lupa cuci tangan.

  • Menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat
  • Apabila kita sudah menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat, Insya Allah semua penyakit bahkan virus mutan korona akan sulit menginfeksi.

Entah kapan si kecil korona dan virus mutasinya meninggalkan negeri ini. Sudah saatnya kita lawan dia dengan tentara-tentara tangguh di dalam tubuh kita, dengan melakukan beberapa hal diatas. Supaya tentara lebih tangguh dan si kecil melemah, jangan lupa berdo'a, karena hanya Allah yang bisa membuat si kecil korona meninggalkan negeri tercinta ini. Tetap jagan kesehatan dan patuhi protokol kesehatan ya. Virus Mutasi Korona? Bungkuuss! Ayo lawan korona dan mutasinya ^-^

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x