Mohon tunggu...
Abanggeutanyo
Abanggeutanyo Mohon Tunggu... “Besar, ternyata ada yang lebih besar, sangat besar, terbesar, super besar, mega besar dan maha besar.”

Nama : FM Al-Rasyid ---------------------------------------------------------------- Mengamati dan Diamati

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Antara Aku, Kompasiana dan Yang Lain, Memang Lain!

31 Oktober 2019   16:23 Diperbarui: 31 Oktober 2019   16:29 63 6 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Antara Aku, Kompasiana dan Yang Lain, Memang Lain!
Gambar ilustrasi : Medsos. Edid oleh Penulis

Meski tidak berprestasi amat dan tidak pernah meraih penghargaan apapun, hingga kini saya telah aktif 9 tahun lebih di Kompasiana sejak pertama sekali saya mengenalnya pada 12 April 2010 lalu.

Berawal saat saya masih bertugas di Provinsi Riau perusahaan tempat bekerja pun menuntut kemampuan menulis dan baca, menganalisa, mengola data yang cepat, tepat dan harus akurat membuat saya terbiasa dengan hal-hal seperti itu.

Ketika saya temukan Kompasiana awalnya saya kira mirip dengan blog jurnalis warga biasa. Tempat wara-wiri candaan remeh temeh dan sekadar tempat buang banyolan.

Dugaan itu salah besar. Seminggu setelah itu saya mulai melihat - lihat siapa saja sih penulis yang sering muncul dan menulis di sana.

Wow.. rupanya penulis keren, pejabat hebat, pengusaha ternama, polikus terkemuka, aparatur negara terkenal, akademisi dan praktisi bermutu serta ibu-ibu yang bukan saja sebagai IRT tapi pengusaha serta para Mahasiswa-mahasiswi yang cerdas, tangkas dan idealis sesuai dengan zamannya.

Banyak sekali penulisnya dan keren-keren latar belakang profesi dan akademisnya. Pendek kata Kompasiana bukan tempat wara-wiri yang tidak ada juntrungannya.

Setelah 1 bulan saya posting dengan sejumlah tulisan bergenre humor (setidaknya menurut perasaan saya hehehe) saya mulai menyesuaikan judul, isi, konten dan tema-tema yang lebih serius dengan bahasa yang lebih popular.

Tulisan saya mendapatkan banyak sambutan meskipun katagori Politik, Hankam. Sains dan Teknologi serta Filsafat (Humaniora).

Untuk ukuran saya yang masih pemula memperoleh pembaca ratusan kali, ribuan hingga puluhan ribu adalah hal yang biasa tapi membanggakan.

Bahkan tulisan dibaca sampai ratusan ribu kali pada satu artikel pernah saya rasakan seperti pada judul tulisan dengan judul "Rusia Siapkan "Tombak Maut" R-36M2 Voyevoda Hadapi Perisai Rudal NATO" yang hingga saat ini dibaca 202/175 pembaca. Lengkapnya lihat di sini.

Beberapa tulisan juga dijadikan rujukan oleh mahasiswa-mahasiswi yang menyusun skripsi dan desertasi. Ada juga dijadikan rujukan rahasia dalam kegiatan untuk kepentingan tertentu oleh instansi tertentu seperti pada tulisan berjudul Teluk Aden dan Perompak Somalia saat operasi rahasia pembebasan Kapal Sinar Kudus di perairan Somalia dilaksanakan di sini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x