Mohon tunggu...
Ire Rosana Ullail
Ire Rosana Ullail Mohon Tunggu... irero

Book Sniffer.

Selanjutnya

Tutup

Hobi Artikel Utama

Honor Menulis, Seribu Rasa Sejuta

6 Februari 2020   17:29 Diperbarui: 8 Februari 2020   14:06 382 30 12 Mohon Tunggu...
Honor Menulis, Seribu Rasa Sejuta
ilustrasi : intisari.grid.id

Setelah kurang lebih 8 tahun bergabung dengan kompasiana, akhirnya saya memperoleh k-Rewards untuk pertama kalinya. 

Sebenarnya, ini bukan kali pertama saya mendapat honor menulis. Dulu saya sempat menjadi reporter freelance di salah satu media lifestyle di Semarang. Setiap minggu ada 3 rubrik yang harus saya isi.

Namun, honor dalam sebulan hanya cukup untuk mensubsidi biaya kos atau membeli beberapa buah buku. Tapi tak mengapa, karena itu hanya kerja sampingan. Saya memiliki pekerjaan tetap lain untuk menopang seluruh kebutuhan hidup saya.

Pertama kali saya mendapat honor menulis bukan dari itu tapi dari cerpen yang dimuat di majalah perpusatakaan daerah. Honornya 100 ribu, lumayanlah untuk jajan mahasiswi. Kala itu saya menyadari, saya menulis karena suka, tak jadi soal berapapun bayarannya.

Usia hubungan saya dengan kompasiana cukup lama, 8 tahun. Ibarat seorang anak pasti sudah duduk di bangku SD kelas 2. Jika saja saya aktif menulis selama itu mungkin kemampuan menulis saya akan lebih baik. 

Namun apa dikata, semenjak menikah, ada-ada saja hal yang menghalangi. Tak heran jika blog-blog banyak bersarang dan tangan mulai kaku menghadapi huruf-huruf.

Awal mula bergabung dengan kompasiana saya tidak berpikir soal honor. Kala itu, memiliki ruang untuk menulis saja saya sudah senang. Kalau tidak salah ingat, sistem K-reward juga belum ada.  

Semakin lama, banyak sekali cara-cara untuk menghasilkan pundi rupiah dari platform ini. Ada lomba artikel, K-rewards, dan event-event lain dengan nominal yang luar biasa. Saya merasa ketinggalan banyak!

Lama tak bersua, saya pun mencoba menulis kembali. Kaku rasanya karena sudah jarang menulis. Begitu hasil k-rewards keluar, rupanya saya juga kecipratan. 

Mendapat honor dari hobi itu rasanya luar biasa. Dulu pertama kali saya mendapat 100 ribu dari menulis, rasanya seperti orang jatuh cinta. Ingin hati meloncat-loncat, karena saking bahagianya.

Menulis freelance juga tak kalah membahagiakan. Memang nominalnya kecil, tapi perasaan ketika menerimanya melebihi perasaan ketika menerima gaji tetap bulanan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x