Mohon tunggu...
Edi Abdullah
Edi Abdullah Mohon Tunggu... Administrasi - Bekerja Sebagai Widyaiswara Pada Lembaga Administrasi Negara RI

RIWAYAT PEKERJAAN.\r\n1. DOSEN PADA UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR TAHUN 2008-2011.\r\n2.DOSEN PADA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR. TAHUN 2008.\r\n3. DOSEN PADA STIH COKROAMINOTO TAHUN 2009-2012.\r\n4. DOSEN PADA STMIK DIPANEGARA TAHUN 2009-2012.DENGAN NOMOR INDUK DOSEN NASIONA(.NIDN ) 09101182O1. \r\n6.BEKERJA SEBAGAI ADVOKAT PADA TAHUN 2008-2011.\r\n7. BEKERJA SEBAGAI PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DI PKP2A II LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA RI. SEJAK TAHUN 2011-SEKARANG\r\n.\r\nPENGAMAT KEBIJAKAN PUBLIK,HUKUM, POLITIK LAN MAKASSAR, WIDYAISWARA BIDAnG HUKUM LAN MAKASSAR\r\n\r\nKARYA IOMIAH ;BUKU PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA,merobek demokrasi\r\nFROM PINRANG TO MAKASSAR\r\n\r\

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Pilihan

Mama Kece Solusi Mengatasi Limbah Dapur

27 September 2021   09:41 Diperbarui: 27 September 2021   09:47 169 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Mama Kece Solusi Mengatasi Limbah Dapur
Dokumen pribadi

sumberfoto:Lord edi

"Ide adalah titit awal dari semua keberuntungan" Napoleon Hill

Terkadang sampah rumah tangga dianggap tidak berguna lagi, bahkan dibuang begitu saja padahal sejatinya sampah rumah tanggah seperti misalnya minyak goreng masih bisa digunakan lagi jika didaur ulang, hal inilah yang kemudian melahirkan sebuah gagasan kreatif "Mama Kece" yang dicetuskan oleh pak sandi kariwangan.

Terobosan "Mama Kece" yang memiliki arti Mama Kreatif dan Cerdas, akirnya mampu memanfaatkan limbah dapur rumah yang kemudian dikelolah kembali menjadi barang yang memiliki nilai, seperti halnya limbah minyak goreng rumah tangga yang kemudian disulap menjadi Lilin yang mengeluarkan aroma terapi yang harum dan sabun.

Para mama-sama ini kemudian dilatih untuk melakuka hal tersebut dan mereka dberdayakan melalui Badan Usaha Miliki Desa (BUMDes), selain itu hasil produk mereka tidak hanya terhenti pada melatih mereka untuk mengelolah smapah rumah tanggah menjadi produk, namun Pak sandi mampu melakukan terobosan lagi dengan memikirkan proses pemasaran produk hasil tangan tersebut melalui pasar digital maupun Bumdes.

Demikianlah kisa inspiratif dari Inovasi dan terobosan yang dilakukan oleh Pak Sandai Kariwangan, hal ini tentunya dapat menginpirasi kita bahwa Limbah dapur sejatinya masih bisa dimanfaatkan lagi jika kita berpikir kreatif dan Inovasi.

Secara umum ada tiga prinsip yang dapat dilakukan untuk melakukan daur ulang terhadap limbah dapur termausk sampah palstik dan kertas:

Pertama, Reuse yang artinya menggunakan kembali sampah atau limbah yang masih dapat digunakan.prinsip akan mengajarkan kita bagaimana memanfaatkan kembali smapah atau limbah untuk digunakan kembali, contoh misalnya kertas yang ada dikantor biasanya cuma satu sisi yang digunakan maka hal tersebut sebenarnya masih digunakan pada sisi lainnya dari kertas tersebut sehinggah tidak ada yang tidak digunakan dua sisi kertas dapat digunaka, bahkan dapat dijadikan produk seperti Notebook atau buku catatan

Kedua, Reduce artinya mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah,Reduce sangat penting sekali untuk mengurangi limbah termasuk limbah plastik saat ini, berbagai gerakan Reduce sudah dilakukan berbagai element bangsa tak terkecuali dalam birokrasi.

Berbagai kebijakan untuk mengurangi penggunaan limbah plastik telah digalakkan termasuk dimana saat ini kita dianjurkan untuk menggunakan Tumbler sendiri untuk minum dalam berbagai kegiatan resmi demi mengurangi penggunaan plastik ,termasuk dalam berbelanja berbagai supermarket tidak lagi menyediakan kantong plastik gratis, hal ini untuk mengurangi penggunaan plastik yang dapat merusak ekosistem alam.

Ketiga, Recycle artinya mengelolah kembali atau mendaur ulang sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat. Apa yang dilakuka oleh Paksa Sandi di Kabupaten Mamasa sukses  memnafaatkan minya goreng bekas menjadi sabun dan lilin dan  berhasil mendorong para ibu rumah tangga mendaur ulang minyak goreng yang terkadang tak bernilai dan dibuang, menjadi suatu produk yang bernilai ekonomi dan bermanfaat yang tentuya dapat mendorong perekonomian warga dan masyarakat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Lingkungan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan