Mohon tunggu...
Edi Abdullah
Edi Abdullah Mohon Tunggu... Bekerja Sebagai Widyaoswara Pada Lembaga Administrasi Negara

RIWAYAT PEKERJAAN.\r\n1. DOSEN PADA UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR TAHUN 2008-2011.\r\n2.DOSEN PADA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR. TAHUN 2008.\r\n3. DOSEN PADA STIH COKROAMINOTO TAHUN 2009-2012.\r\n4. DOSEN PADA STMIK DIPANEGARA TAHUN 2009-2012.DENGAN NOMOR INDUK DOSEN NASIONA(.NIDN ) 09101182O1. \r\n6.BEKERJA SEBAGAI ADVOKAT PADA TAHUN 2008-2011.\r\n7. BEKERJA SEBAGAI PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DI PKP2A II LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA RI. SEJAK TAHUN 2011-SEKARANG\r\n.\r\nPENGAMAT KEBIJAKAN PUBLIK,HUKUM, POLITIK LAN MAKASSAR, WIDYAISWARA BIDAnG HUKUM LAN MAKASSAR\r\n\r\nKARYA IOMIAH ;BUKU PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA,merobek demokrasi\r\nFROM PINRANG TO MAKASSAR\r\n\r\

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Kejarlah Kekayaan Tanpa Korupsi

28 Januari 2021   10:43 Diperbarui: 28 Januari 2021   11:05 43 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kejarlah Kekayaan Tanpa Korupsi
dok. pribadi

"Sesungguhnya Hakikat Kekayaan itu Bukan Terletak dari banyaknya Harta yang Melimpah yang engkau miliki, akan tetapi kekayaan itu terletak pada kebahagiaan hati yang engkau miliki, serta perjuangan yang lurus dalam memperoleh harta tersebut" Ajibon-1982

Pada tulisan ini kita akan membahas tentang Kekayaan (wealthy), dunia ini memang dikhiasioleh tiga hal yakni Harta, Tahta, Dan wanita, ketiga hal inilah yang kemudian menjelma menjadi hal yang paling dikejar manusia didunia ini, Padahal sesungguhnya harta ,Tahta dan wanita tersebut adalah sesuatu yang belum pasti apakah kita mampu untuk meraihnya,

Padahal sesuatu yang pasti dan jelas sudah terbentang didepan mata yakni Kematian, setiap orang pasti akan merasakan kematian, namun seolah kita terperdaya dengan godaan harta, tahta dan wanita, sehinggah denga berbagai cara perlombaan untuk meraih tiga trofi dunia tersebut, dilakukan dengan berbagai cara bahkan sampai kepada melakukan Korupsi,

Ketika kita disibukkan mengejar sesuatu yang tidak pasti seperti kekayaan ,justru sebaliknya waktu mengejar kita dengan sesuatu yang pasti, apakah sesuatu yang pasti itu? Yakni Kematian. Karena mati adalah sesuatu yang pasti seharusnya kita sudah mempersiapkan diri untuk menghadapinya dengan melakukan dan memperbanyak amal perbuatan yang baik termasuk tidak melakuka Korupsi.

Mengejar harta kekayaan memang harus dilakukan namun harta bukanlah segalanya, karena anda akan meninggalkan harta tersebut atau sebaliknya harta yang akan meninggalkan anda, karena itu nikmati detik setiap proses dalam mendapatan kekayaan tersebut dengan cara Kerja keras, Ikhlas dan Cerdas, jauhi sikap tamak, rakus dan menempuh jalan korupsi.

Sebuah kata bijak dari Wahab bin Munabbih bahwa "Barang siapa yang Mengikuti hawa nafsu akan melahirkan cinta kepada dunia, cinta kepada dunia akan melahirkan cinta kepada harta dan kedudukan, cinta kepada harta dan kedudukan akan melahirkan sikap menghalalkan segala yang diharamkan oleh Allah."

Semoga kita menjadi pengejar Kebahagiaan sejati yang tentunya bekerja keras dengan kepala yang lurus dan tegak ,serta berada dijalur yang benar untuk mencapai setiap impian, Harta Memang tidak  dibawah mati namun tanpa harta hidup didunia terasa belum lengkap.

Kejarlah kekayaan, kejarlah segalah yang anda impikan namun ingat jangan menghalalkan berbagai cara untuk meraihnya, jauhi cara-cara yang tidak benar dalam meraih impian anda,

Sebagai Penutup Tulisanini ijinkan saya menutupnya dengan kutipan kata bijak, "Bila masih ada yang bisa membuat Anda bahagia atau menderita, itu tandanya saklar kehidupan masih dipegang orang lain. Seorang master memegang saklarnya sendiri." Anonim

Edi Abdullah/ PAK   915.100057.2018

Widyaiswara LAN RI

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x