Agung Setiawan
Agung Setiawan karyawan swasta

Pribadi yang ingin memaknai hidup dan membagikannya. http://fransalchemist.com/ | @fransalchemist | fransalchemist@gmail.com "To love another person, is to see the face of God."

Selanjutnya

Tutup

Digital Pilihan

Ini 5 Aplikasi yang Bikin Mudik Jadi Asyik

10 Juni 2018   05:00 Diperbarui: 10 Juni 2018   18:52 648 0 0

Hari Raya Idul Fitri 2018 hampir tiba. Banyak dari kita pun sudah mulai libur, bahkan dalam perjalanan ke kampung halaman. Perjalanan yang panjang , ada kalanya membuat kita bosan. Apalagi kalau sampai kejebak macet.

Tidak biasa dalam perjalanan mudik yang sangat padat bisa membuat kita stres. Tetapi jangan khawatir, di tengah zaman modern seperti saat ini, ada gawai yang bisa menemani perjalanan mudik kita. Yang perlu kita ingat, bijaklah dalam menggunakan gawai, karena kalau terlalu sering menggunakannya maka baterai akan cepat habis dan membuat kita kembali "terjebak" dalam kebosanan.

Tulisan ini adalah pengembangan dari postingan infografis Kementerian Komunikasi dan Informatika. Berikut adalah beberapa aplikasi gawai yang bisa kita pakai sebagai teman perjalanan mudik. Pertama, aplikasi peta. Mudik atau melakukan perjalanan di zaman ini, kita sudah sangat dibantu dengan aplikasi peta. Bahkan untuk ke suatu tempat yang tidak pernah kita datangi, aplikasi seperti Google Maps, bisa mengarahkan kita dengan berbagai cara: jalan kaki, naik mobil, naik motor, atau naik kendaraan umum yang akan dipandu secara detail.

Kedua, aplikasi agen perjalanan. Aplikasi ini tentu sudah digunakan jauh sebelum hari libur tiba. Bagi yang ingin mudik atau liburan menggunakan kendaraan umum, tentu sudah memesan tiket atau tempat penginapan. Tapi bagi yang saat ini sedang dalam perjalanan mudik, bisa saja menggunakan aplikasi ini jika ternyata kita dapat kabar kalau rumah orangtua kita atau saudara kita penuh. Jadi, sembari dalam perjalanan kita bisa memesan penginapan.

Ketiga, aplikasi berita. Supaya gawai digunakan secara bijak ada baiknya kita membaca berita. Ada banyak aplikasi berita yang bisa kita akses dalam perjalanan, seperti misalnya Kompas.com. Dari situ kita bisa mendapat berita aktual dan terkini khususnya terkait dengan jalur mudik. Namun, ada satu aplikasi berita yang bisa membuat perjalanan kita semakin bermanfaat, yakni Kompasiana. Apalagi, admin Kompasiana mengajak kita untuk berbagi pengalaman menarik saat mudik. Kalau kita melakukan ini, pasti perjalanan kita jauh dari stress dan bisa berbagi kepada orang banyak.

Keempat, aplikasi pemandu mudik. Aplikasi ini sudah sangat banyak disediakan, baik oleh Pemerintah, BUMN, sampai swasta. Tujuan pembuatan ini adalah membantu kita semua dalam perjalanan mudik, entah untuk mendapatkan rute terbaik, informasi posko, POM bensin, tempat kuliner, tempat istirahat, dan banyak lainnya. Yang berupa website bisa ke http://infomudik.go.id/ atau https://pu.go.id/mudik. Sedangkan twitter bisa ke akun ini @NTMCPolri @PTJasaMarga @Kemenhub151 @Pulkam @PantauMudik @LewatMana @TMCPoldaMetro @rttmchubdat dan lainnya.

Kelima, aplikasi hiburan. Jenuh sudah mulai menghantui perjalanan kita? Saatnya kita membuka aplikasi musik, permainan, atau sekarang sudah ada aplikasi film atau drama berlangganan.

Kelima aplikasi ini tentu jangan diakses bagi kita yang berkendara. Jangan pernah pegang-pegang gawai sembari berkendara. Pertama, karena itu melanggar aturan, khususnya bertentangan dengan Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), yang berbunyi, "Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi." Adapun, yang dimaksud penuh konsentrasi adalah di antaranya tidak menggunakan gawai saat berkendara, tidak menonton televisi atau video yang terpasang pada kendaraan, atau tidak meminum minuman keras yang dapat mengurangi konsentrasi dalam berkendara.

Kedua, akan membayakan dirinya sendiri, orang yang ada bersamanya di kendaraan, dan orang lain. Keselamatan adalah hal pertama dan utama dalam perjalanan mudik serta balik, jadi jangan digadaikan dengan sikap kita yang tidak bijak pada gawai. Selamat sampai tujuan dan bersilahturahmi dengan keluarga harus menjadi tujuan yang harus diingat dalam pikiran dan hati.

Selamat mudik, selamat sampai tujuan!