Wijaya Kusumah
www.kompasiana.com/wijayalabs
TERVERIFIKASI
| Tulisan | : | 2514 artikel |
| Komentar | : | 20019 tanggapan |
![]() |
![]() |
Kirim Pesan | |
![]() |
|
Jadikan Teman | |
![]() |
Google+ | ![]() |
Laporkan |
Ketika berolahraga pagi keliling kampus, saya menemukan spanduk yang berisikan kegiatan Studium General Senin, 27 Mei 2013 di Kampus UNJ. Hal yang menarik adalah pembicara ...
Di sela-sela acara Farewell Party siswa SMP Labschool Jakarta, saya membuka kompasiana seperti biasanya. Saya sungguh terkesima melihat banyak netizen yang akhir-akhir ini menuliskan tentang PKS, ...
Setelah Anas Urbaningrum dan Andi Malaranggeng ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, berita-berita di media begitu ramainya. Tapi kini, kenapa tentang mereka sepi sekali? Ada apa ...
Buat anda yang belum merasakan manfaat blog, barangkali tulisan singkat saya ini bisa memotivasi anda untuk ngeblog (menulis di blog). Bahkan mungkin anda akan menjadi ...
Usai mengajar di sekolah Labschool Jakarta, saya langsung meluncur ke hall gedung dewan pers di Jl Kebon Sirih no.34 Jakarta Pusat untuk mengikuti diskusi produktif ...
Senin, 20 Mei 2013 saya diundang untuk mengikuti diskusi mengenai “the balance between online freedom of information and privacy, safety, and security” di hotel morrisey ...
Saya kaget ketika tulisan saya tentang pengakuan Ahmad Fatonah (AF) menguntungkan PKS diserbu banyak pembaca. Bahkan masuk dalam kolom trending artikel di blog keroyokan ini. ...
Saya terkejut mendengar pengakuan ahmad fathonah (AF) di televisi. Ternyata af punya hutang sama ustadz lhi dan dia tak berniat memberikan uang 1 milyard utk ...
Seorang mahasiswa bertanya kepada saya melalui sms. Kapan dan dimana saat tepat untuk menulis? Saya tersenyum membaca smsnya dan saya pun menjawab, “dimana saja dan ...
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh mengungkapkan pelaksanaan kurikulum 2013 akan dilakukan secara bertahap dan terbatas. Jika ada yang mengkritisi kurikulum tersebut, ia mengaku siap ...
Jusuf Kalla dan Ujian Nasional
Guru, Dosen, Buku, dan Kurikulum Baru
Kisah Nyata: Cuma Bawa Duit Rp4.000,- Saya Nekad ke Jakarta