Widodo Surya Putra
Widodo Surya Putra karyawan swasta

Biasa dipanggil "Widodo" atau "Ido". Arek Suroboyo asli, sekarang berdomisili di Delanggu, Klaten. Pernah ingin menjadi wartawan olahraga, tetapi nggak kesampaian, malah jadi redaktur. Belajar "orek-orek" sejak 2002 silam dan masih akan terus belajar hingga akhir hayat. Melalui akun di Kompasiana ini, saya ingin berbagi sekaligus menyalurkan pemikiran dengan harapan dapat bermanfaat bagi para pembaca (Kompasianer). Selamat membaca dan selamat berteman!

Selanjutnya

Tutup

Bola headline

Siapa Choupo-Moting, yang Dua Kali Membuat De Gea Melongo?

11 September 2017   15:51 Diperbarui: 12 September 2017   20:21 3874 3 1
Siapa Choupo-Moting, yang Dua Kali Membuat De Gea Melongo?
Aksi Choupo-Moting saat mencetak gol pertama Stoke City (Daily Express)

Setelah tiga pertandingan berhasil menjaga gawangnya tetap steril, David De Gea harus menerima kenyataan pahit pada laga ke empat Premier League. Dalam laga yang cukup sengit, Choupo-Moting dengan tendangan dan heading briliannya berhasil dua kali mengoyak jala Manchester United. Brace dan David De Gea hanya bisa melongo seolah refleks tubuhnya "dimatikan" oleh pemain berdarah Kamerun itu.

Siapakah Choupo-Moting? pemain bernama lengkap Jan-Eric Maxim Choupo Moting itu, lahir di Hamburg, Jerman, pada 28 tahun silam. Pemain ini sebelum hijrah ke Stoke City (2017) diketahui pernah membela Mainz dan Schalke 04, juga Hamburger SV II, Hamburger SV, dan sempat dipinjamkan ke FC Nurnberg. 

Daya gedor dari penyerang bertinggi badan 189 cm tersebut di level klub sebenarnya terbilang biasa-biasa saja. Catatan terbaiknya ketika membela Mainz selama 4 tahun (2011-2014) hanya berbuah 20 gol dari 74 partai yang ia mainkan. Aksinya bersama Schalke 04 juga "hanya" berbuah 18 gol dari 82 partai yang diselesaikan oleh Choupo-Moting sebelum hijrah ke Stoke City pada bursa transfer musim panas lalu.

Sementara di tim nasional, sejak memperkuat timnas senior Kamerun sejak 2010 lalu, Choupo-Moting sudah melesakkan 13 gol ke jala lawan dalam 45 penampilan. Sebelum membela timnas senior Kamerun, ya, Choupo-Moting diketahui pernah membela timnas Jerman U-19 dan U-21 dengan menorehkan 4 gol dari 5 kali penampilan di setiap level timnas muda Jerman.

Masih dilansir dari situs wikipedia.com ,berikut ini karier sepak bola Choupo-Moting hingga akhirnya berlabuh di Stoke City, berikut catatan golnya sejak bermain di liga profesional:

Karier masa muda (youth carier):

  • Teutonia 05 (1995-2000)
  • Altona 93 (2000-2003)
  • FC St. Pauli (2003-2004)
  • Hamburger SV (2004=2007)

Karier profesional (hingga kini):

  • Hamburger SV II   (2007-2011) ---31 penampilan (1 gol)
  • Hamburger SV      (2007-2011) ---23 penampilan (2 gol)
  • FC Nrnberg -loan- (2009-2010) ---25 penampilan (5 gol)
  • FSV Mainz 05        (2011-2014) ---74 penampilan (20 gol)
  • FSV Mainz 05 II     (2013) ---2 penampilan (0 gol)
  • Schalke 04            (2014-2017) ---82 penampilan (12 gol)
  • Stoke City             (2017-sekarang) ---4 penampilan (2 gol)

Akan tetapi, penampilan Choupo-Moting selama setahun terakhir nampaknya tak terlalu bagus. Terbukti, pada kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Afrika, nama Choupo-Moting tak menjadi pilihan utama dari skuat berjuluk Tim Singa Perkasa dari Afrika tersebut. Dari empat laga fase grup yang telah dimainkan oleh Kamerun di Grup B, Choupo-Moting baru sekali dimainkan ketika Kamerun kalah dengan skor menyolok (0-4) dari Nigeria (1/9). 

Nama Choupo-Moting bahkan tak masuk dalam daftar pemain timnas Kamerun saat berlaga melawan Nigeria (5/9) dan melawan Zambia (12/11-2016). Timnas Kamerun sendiri telah tersingkir dari persaingan dan gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 setelah gagal menang melawan Nigeria pada laga keempat fase Grup B. Kasihan deh!

Nah, entah mengapa, penampilan "biasa" dari Choupo-Moting justru meledak di hadapan pendukung Stoke City pada Minggu malam lalu (WIB). Choupo Moting berhasil tampil impresif dan menarik perhatian setelah berhasil mencetak brace ke gawang Manchester United, sekalipun ia belum berhasil membawa timnya memenangkan laga. 

Mungkin motivasinya berlipat ketika mengetahui bahwa lawannya adalah Manchester United, yang belum terkalahkan sejak Premier League musim 2017-2018 bergulir. Ia mungkin juga ingin membuktikan bahwa dirinya layak bersaing di Premier Leaguepada musim perdananya bersama Stoke City.

Oke deh. Selamat buat penampilan gemilangmu, brotherChoupo-Moting. Semoga bisa berlanjut pada laga-laga selanjutnya, untuk menjaga keangkeran Britannia Stadium,tak hanya saat laga melawan Manchester United dan Arsenal. Angkat topi buat permainanmu saat melawan Manchester United sehingga Eric Bailly dan Phil Jones tak berdaya mencegah lahirnya dua golmu. Gol tandukan yang kau buat sangat berkelas!

Semoga Liverpool, Manchester City, Chelsea, dan Tottenham Hotspur juga merasakan sulitnya memetik poin penuh saat bertandang ke markas Stoke City pada musim ini. Jangan biarkan satu pun dari tim-tim tersebut pulang dengan mengantongi 3 angka, ya! Hahaha...!

Salam olahraga

-wsp-