Udo Z Karzi
www.kompasiana.com/udozkarzi

Tukang tulis. Lebih suka disebut begitu. Meskipun, jarang-jarang dibaca kompasianer. Hehee... Yang penting nulis aza. Biar nggak kenat-kenut...
Kompasianer sejak:
1 June 2010
Tulisan : 62 artikel
Komentar : 186 tanggapan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Sosok

Pengarang Paling Canggih se-Indonesia…

KEMARIN saya menulis bagaimana heibat bangsa kita dalam karang-mengarang (baca: Ngarang). Nah, sekarang pertanyaannya, siapakah pengarang paling canggih di Indonesia saat ini? Si pengarang tetralogi Laskar ...

OPINI | 11 May 2013 20:34

537   15   dibaca 2 inspiratif

Hobi

Ngarang…

“Ngarang kamu! Mana ada orang bisa terbang.” Jules Verne (1828-1905) banyak ngarang tentang jalan-jalan di bulan, main-main ke dalam perut bumi, atau keliling dunia dalam 80 ...

REP | 10 May 2013 21:03

89   0   dibaca 1 bermanfaat

Buku

Buku ‘Feodalisme Modern’ Terbit

BUKU Feodalisme Modern: Wacana Kritis tentang Lampung dan Kelampungan ini lebih mirip catatan kaki dari karya Udo Z. Karzi terdahulu, Mak Dawah Mak Dibingi (kumpulan ...

REP | 15 April 2013 20:21

101   0   dibaca Nihil

Buku

Buku ‘Feodalisme Modern’ Terbit

BUKU Feodalisme Modern: Wacana Kritis tentang Lampung dan Kelampungan ini lebih mirip catatan kaki dari karya Udo Z. Karzi terdahulu, Mak Dawah Mak Dibingi (kumpulan ...

REP | 15 April 2013 19:55

45   0   dibaca Nihil

Edukasi

Menulis Kritik, Menulis Esai

SUATU hari, seorang redaktur kebudayaan sebuah koran bersungut-sungut mendapatkan berita kesenian yang ditulis dengan “sangat tidak nyeni”. “Hei, kalau menulis berita pentas, lihat pentasnya. Tulis apa ...

OPINI | 3 December 2012 17:59

1313   0   dibaca 1 bermanfaat

Sosbud

Menjadi Lampung dengan Pluralitas: Refleksi atas Aksi Kekerasan dan Kerusuhan di Lampung*

SUNGGUH saya tidak ingin mengulang cerita tentang aksi kekerasan di Lampung Selatan, Lampung Timur, di Lampung Tengah, dan sebelumnya di Mesuji. Apa yang terjadi, bagaimana ...

REP | 23 November 2012 18:06

461   0   dibaca Nihil

Mainstream Media

Kolom Demi Kolom (4)

AGAK ogah-ogahan meneruskan tulisan ini ke bagian 4. Sampai kemudian saya mendapatkan sebuah sms. Daripada mubazir, saya coba ketik ulang sms-sms-an saya dengan teman saya ...

REP | 15 November 2012 16:30

161   0   dibaca Nihil

Sosbud

Kenapa sih Kita Kok Suka Reseh Rusuh?

“JAWA hipokrit, Palembang pongah, Padang pelit, Batak kasar, Lampung…”  kata Minan Tunja. “Ah, boong. Orang Jawa halus budi bahasanya, empek-empek Palembang enak rasanya, orang Padang cakap ...

OPINI | 11 November 2012 20:48

222   0   dibaca Nihil

Sosbud

Resolusi Konflik: Catatan Pendek atas Tragedi Lampung Selatan

SELALU sulit memahami mengapa terjadi kerusuhan atau amuk massa. Tapi, realitaslah yang terjadi. Perkelahian pelajar, keributan konser musik, frustrasi suporter sepak bola, dan permusuhan antarkampung. Alasan-alasan ...

OPINI | 1 November 2012 19:06

388   0   dibaca Nihil

Politik

Kerja Pengamat Kok Cuma Otak-atik Pasal

PIKIRAN Mamak  lagi buntu. Ia kutip saja Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD saat memberikan orasi dalam wisuda sarjana di Universitas dr Soetomo (Unitomo) Surabaya, ...

OPINI | 26 October 2012 19:59

312   0   dibaca Nihil
1 2 3 ... 7 Next »

KOLEKSI

Kolom Demi Kolom (2)    

Subscribe and Follow Kompasiana: