Di Penghujung Sisa Waktuku

28 Maret 2013 10:15:12 Diperbarui: 24 Juni 2015 16:06:05 Dibaca : Komentar : Nilai :

Aku  disini …


Di tanah sejarahku


Mengenang masa


Melambung rasa


Membenan diri ke masa lalu


***


Ketika matahari silam kelam


Dan bulan pun ditelan malam


Aku hilang arah lupa pulang


Berjalan di lingkaran hitam


***


Candu duniawi


Merasuk hati, lupakan  diri


Malam menjadi wajah kehidupanku


Siang  rupa kematianku


***


Belahan hatiku…


Jika aku boleh meminta sisa waktumu


Biarkan aku merajut benang hatimu yang kusut


Menyulam sutra yang sempat tertunda


Goreskan pena rindu yang sempat tertinggal


***


Raut wajahmu yang belum sempat aku  tatap


Seperti bidadari baru turun ke bumi


Mengiris hatiku


Menampar bathinku


***


Rambutmu mulai memutih satu persatu tersungkur ke bumi


Seperti kilauan mutiara abadi


Ijinkan aku menemani dalam sisa waktumu


Membalut  luka lama dengan napasku


[belajar menulis puisi]

Asep Sudrasyah

/sudarsyahasep

TERVERIFIKASI

Membaca teks dan konteks
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL puisi fiksi
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article