Subhan Riyadi
Subhan Riyadi Pegawai Negeri Sipil

Stop! Rasialisme anti minoritas apa pun harus tak terjadi lagi di Indonesia. Sungguh suatu aib yang memalukan. Dalam lebih setengah abad dan ber-Pancasila, bisa terjadi kebiadaban ini kalau bukan karena hipokrisi pada kekuasaan (Pramoedya Ananta Toer).

Selanjutnya

Tutup

Bola

Pasca Persib Bandung Tersungkur, Pelatih Djanur Mundur

16 Juli 2017   09:08 Diperbarui: 16 Juli 2017   09:13 90 3 2
Pasca Persib Bandung Tersungkur, Pelatih Djanur Mundur
Persib Bandung Tersungkur, Pelatih Djanur Mundur (sumber gambar: bola.com)

Pekan ke-15 Gojek Traveloka Liga 1 Persib Bandung melakoni laga lawatan ke Stadion Haji Imut  markas Mitra Kukar pada (15/7/2017) pukul 19.30 WIB. Laga tersebut anti klimaks bagi Persib Bandung, pasalnya kemenangan Persib Bandung justru dijawab Mitra Kukar dengan kemenangan 2-1. Gol Maung Bandung menit ke 23 lewat kaki Billy Keraf setelah menerima umpan matang Raphael Maitimo, skor berubah 1-0. Kebobolan satu gol tidak membuat anak asuh Jafri Sastra menyerah begitu saja, Naga Mekes benar-benar tampil mendominasi guna mengejar ketertinggalan. Dewi Fortuna datang memihak tuan rumah. Menjelang turun minum Mitra Kukar mendapat hadiah tendangan pinalti setelah bek Persib Vladimir Vujovik tertangkap melakukan hands ball di kotak terlarang, tak segan wasit mengeluarkan kartu kuning bagi benteng Persib tersebut. Marchel Santos tidak menyia-nyiakan peluang, dengan cerdik Marchel mengibuli kiper Persib I Made Wirawan untuk menyamakan kedudukan bagi tim tuan rumah. Hingga turun minum babak pertama kedudukan 1-1 tetap bertahan.

Dari awal hingga akhir laga kedua tim menyajikan permainan menyerang sehingga pertandingan berlangsung sengit. Memasuki babak kedua, Mitra Kukar tampil luar biasa spartan. Asa tersebut akhirnya datang menit ke-82 melalui terobosan pemain asal Korea Oh Inkyun usai memaksimalkan umpan Marchel Santos untuk membobol jala I Made Wirawan. Skor berubah 2-1 bagi keunggulan Naga Mekes.

Laga sempat ternoda aksi protes dari kubu Mitra Kukar. Anak asuh Jafri Sastra tidak terima keputusan wasit Prasetyo memberi pinalti kepada Persib Bandung. Abdul Gamal dianggap melanggar Shohei Matsunaga dikotak enam belas, kubu tuan rumah mengklaim Matsunaga melakukan diving yang sempat direkonstruksi ulang pelatih Jafri Sastra. Setelah melakukan diskusi cukup alot akhirnya dengan legowo Mitra Kukar melanjutkan sisa pertandingan, sekaligus hukuman tendangan pinalti tetap dilanjutkan. Dasar apes, Maitimo yang dipercaya sebagai algojo gagal mencetak gol karena tendangannya mampu diblokir Joko Ribowo. Kim Jefry yang berdiri bebas mencoba peruntungan dengan menendang bola muntah, tapi mampu dimentahkan kiper Mitra Kukar tersebut.

Dari kemenangan laga ini Mitra Kukar berhasil meraup tiga poin penting, sekaligus mendongkrak posisi ke peringkat 7 klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 24 poin. Sedangkan Persib Bandung tersungkur ke peringkat 12 dengan torehan poin 20. Tidak berhenti disitu saja, disela-sela sesi konfrensi perss dengan rasa tanggungjawab pelatih Djanur sapaan Djadjang Nurjaman menyatakan mundur sebagai pelatih Persib Bandung. Kalah menang itu biasa, jangan jumawa karena menang, jangan rendah diri karena kalah, Sepakbola hanyalah permainan duniawi, apapun hasilnya tidak akan membunuh seseorang untuk berkarya.

Terimakasih, coach, "Di muka bumi ini tidak ada manusia yang sempurna, akan tetapi diantara ketidak sempurnaan tersebut ada kreativitas Tuhan sebagai maha pencipta."  

Makassar, 16 Juli 2017.