Swasembada Susu Nasional (2020)...Mengapa Tidak Mengoptimalkan Potensi di Luar Jawa

26 Juni 2012 17:09:35 Diperbarui: 25 Juni 2015 03:30:33 Dibaca : Komentar : Nilai :
Swasembada Susu Nasional (2020)...Mengapa Tidak Mengoptimalkan Potensi di Luar Jawa
13407305191470492089

Indonesia sampai hari ini masih mengimport 65 % dari kebutuhan susu Nasional, yg jumlahnya sekitar 1,5 Miliar Liter / tahun. Kemampuan prosukdi Peternak di Jawa hanya sekitar 470 juta liter,.. dan sepertinya karena keterbatasan lahan yg agroklimatnya sesuai untuk sapi perah... sulit untuk di kembangkan. Di luar jawa, lahan yg sesuai untuk Pengembangan usaha sapi perah .. seperti di sepanjang bukit Barisan.. sangat luas, dengan dukungan akses yg sudah relatif bagus. Kami sudah membuktikannya di Kab.Karo -Sumut.. dengan hasil yg tidak kalah dibandingkan dengan Peternak di Jawa... Nah... kalau memang Indonesia, serius dalam mengurangi ketergantungan pada import susu, mengapa tidak di kembangkan di Luar Jawa saja.... toch sumatera, Sulawesi juga bagian dari NKRI kan...?? Lahan..ada, Tenaga Expert.. ada.. Modal..(pasti ada pada pemerintah)... yg mungkin belum ada adalah GOODWILL PEMERIMNTAH....

Petrus Sitepu

/petrussitepu

Saya adalah seorang pria berumur 58 thn, berasal dari Kabupaten Karo-Sumut.
Saya menyelesaikan pendidikan SMA (Kabanjahe), S1 (Fak.Peternakan UGM),
sejak Oktober 2005, saya memutuskan untuk kembali kekampung halaman saya (my Hometown), dan menjadi petani ( a real farmer).

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article