Kemalingan

07 November 2012 13:36:34 Dibaca :

Sungguh nasib apes menimpa paman pedagang yang berjualan di sebuah kampus di mana aku kuliah. Sepulang dari berjualan paman lupa mengunci pintu belakang kiosnya. Hingga pada keesokan harinya paman terkejut melihat keadaan warungnya berantakan karena telah disatroni pencuri. Uang sebesar Rp. 40.000 berupa  uang perak/recehan yang biasanya dipakai untuk kembalian pun raib.

Menurut keterangan paman “kemarin saya lupa mengunci pintu belakang kios saya karena ada keperluan mendesak ke bank. Saya pergi lewat pintu depan dan entah sebab apa saya lupa kalau pintu belakang belum terkunci.”

Beruntung, sebuah laptop dan beberapa barang berharga yang ada di kios itu juga tidak hilang. “Saya sangat bersyukur laptop saya dan barang berharga lain tidak ikut diambil pencuri. Padahal laptop dan barang lain biasanya saya tinggal di kios dan tidak saya bawa pulang” katanya.

Diperkirakan pencuri itu anak kecil karena ada beberapa tanda bekas injakan kaki kecil di TKP. Selain itu juga ada terdapat kulit kacang yang diduga bekas pencuri itu.

Kejadian ini dijadikan oleh paman sebagai pelajaran berharga, bahwa kita harus lebih waspada dan berhati-hati lagi.

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?