Penelitian Berbasis Survey Tidak Dapat Dipercaya

13 Mei 2012 18:07:16 Dibaca :

Banyak laporan-laporan penelitian, entah itu dalam bentuk skripsi, thesis, dissertasi atau bahkan Jurnal International dilakukan dengan metode survey. Ditulisan ini saya membatasi survey teknik wawancara, quisioner dan yang semisal. Penelitian ini biasa ditemui pada bidang-bidang SOSPOL.


Menurut pendapat saya, penelitian yang berbasis observasi semacam itu, sulit untuk diterima pertanggung jawabannya. Hal demikian karena saya menganggap angka-angka yang didapat sebagai bahan analisa lebih lanjut tidak reproducible. Artinya, survey yang kedua kali dengan kondisi yang sama tidak dapat dilakukan, kalaupun dilakukan juga akan menghasilkan hasil yang berbeda. Lagi pula, siapa reviewer yang mau melakukan verifikasi dengan melakukan re-observasi? Itu pekerjaan membuang-buang waktu. Hal ini mengakibatkan, reviewer laporan-laporan hasil riset semacam itu, tidak ada cara lain hanya mempercayai data-data survey tersebut tanpa melakukan upaya verifikasi.


Lain halnya dengan penelitian experimental di laboratorium. Kondisi-kondisi experimental, parameter-parameter serta alat-alat instrument yang digunakan dalam eksperiment disertakan dalam laporan penelitian bersamaan dengan data-data hasil pengamatan. Hal demikian memungkinkan reviewer memverifikasi dengan mengupayakan menghasilkan data serupa. Istilahnya data bisa di reproduksi oleh pihak reviewer. Jadi kecil kemungkinan peneliti melakukan manipulasi data yang merupakan bahan analisa yang sangat penting.


Kesimpulannya, laporan penelitian melalui survey wawancara dan quisioner tidak dapat diterima sebagai laporan yang ilmiah untuk dipercaya. Metode itu lemah dibandingkan metode2 penelitian-penelitian experimental dilaboratorium menggunakan alat-alat yang jelas dalam parameter-paramater yang jelas pula. Barangkali itulah sebabnya bidang-bidang semacam SOSPOL ini termasuk non exact.Dengan demikian, laporan-laporan yang di anggap ilmiah pada bidang tersebut, tidak membuktikan apapun dan tidak mempunyai nilai pengetahuan.

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?