Manakah Perlindungan Untuk Sang Pemburu Koruptor?

18 Mei 2017 17:40:35 Diperbarui: 18 Mei 2017 17:52:27 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :

Pada tanggal 11 April 2017, salah satu anggota KPK diserang oleh sekelompok orang yang tidak dikenal , dan dianiyaya dengan menggunakan air keras, pada saat setelah melakukan sholat subuh salah satu anggota KPK ini bernama Novel Baswedan, terkait maslah ini seluruh masyrakat Indonesia mempertayakan kemanakah perlindungan untuk orang-orang yang akan membawa perubahan untuk Negara ini, siapa sajakah yang bertanggung jawab kepada untuk melindungi sang pahlawan Negara dalam menciptakan Negara yang bebas dan jujur.

Kasus dan kejadian seperti ini bukan hanya sekali dialami oleh penyidik KPK pada umumnya, dan bukan hanya saja anggota KPK yang merasakan teror dan intimidasi bahkan keluaraganya mengalami teror dan intimidasi yang sering sekali dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak suka dengan kehadiran lembaga yang independen dan menciptakan Negara ini menjadi Negara yang bebas dari kolusi, nepotisme dan hepotisme.

Publik dan masyarakat awam pun bisa beropini terkait masalah yang terjadi pada sang pahlawan Negara masa kini, bahwa seluruh anggota KPK belum dilindungi secara maksimal oleh lembaga-lembaga Negara lain atau aparat Negara yang mempunyai tanggung jawab terhadap perlindungan anggota KPK, setiap kali lembaga KPK menangani kasus-kasus besar besar pasti hal-hal yang tidak diinginkan oleh anggota KPK terjadi, misalnya seperti teror, intimidasi dan bahkan ancaman untuk hidup, hal-hal seperti ini sering sekali terjadi pada anggota KPK, banyak sekali oknum-oknum yang merasa terancam atas pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik KPk, penyerangan ini bisa saja terjadi dilakukan oleh semua pihak yang merasa terancam, dan yang sedang berurusan dengan lembaga KPK, namun terkait siapakah yang melakukanj penganiyayaan terhadap novel baswedan belum bisa dipastikan karena pihak berwajib atau kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait masalah ini.

Seluruh masyarakat Indonesia berharap kepada lembaga Negara dan kepada pemerintahan untuk melindungi pahlawan-pahlawan yang sedang berjuang untuk menciptakan Negara yang lebih baik walaupun semua itu adalah hal yang sulit yang harus dilakukan oleh para anggoa KPK tapi mereka tetap berjuang untuk memberantas korupsi yang sudah melekat pada diri bangsa Indonesia itu sendri, ketika orang-orang sperti novel baswedan dianiyaya dan diteror seperti ini, masyarakat Indonesia harus mempercayai siapa lagi untuk membuat Negara ini menjadi Negara yang bebas, dan Negara yang selalu mementingkan kepentingan rakyat dibandingkan kepentingan individu dan kelompok.

Diharapkan pihak kepolisian bisa bekerja dengan cepat terkait kasus ini, karena ini akan menimbulkan suatu kris kepercayaan kepada pihak kepolisian ketika pihak kepolisian bekerja dengn lambat untuk memecahkan kasus ini, dikarena kasusu ini merupakan kasus yang sangat besar yang ditangani oleh pihak kepolisian, dan seperti yang diketahui bahwa novel baswedan sedang menangani kasus yang besar yaitu kasus yang terkait E-KTP, dengan kasus ini Negara mengalami kerugian hampir 1,3 triliun, maka dari itu diharapkan kepada pihak kepolisian untuk bekerja dengan cepat untuk mengungkapkan siapakah pihal yang terkait dalam penganiyayan yang dialami novel baswedan saat ini.

Publik pun bisa beropini penganiyayaan dan teror yang dialami oleh salah satu anggota KPK ini, ada kaitannya dengan kasus yang sekrang ditangani KPK yaitu tentang korupsi masal yaitu kasus E-KTP yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab karena banyak sekali nama-nama yang disebut dalam pemeriksaan yang dilakukan KPK terhadap tersangka, pengembangan kasus ini juga masih terus dilakukan oleh KPK, maka dari itu sebelum adanya korban-korban selanjutnya diharapkan pihak kepolisian cepat menggungkap kasus ini dan siapa dalang dari kasus ini.

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL politik

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana