Tidak Mau(nya) Tidak

06 Juni 2013 02:27:23 Dibaca :

Dahulu kamu, kini (masih) kamu

Harusnya kenangan masa lalu itu membatu


Harusnya kamu hanya sebutir debu yang tinggal disapu


Harusnya seperti itu, mauku!!!


Namun keadaan nyata memaksa untuk mau tidak mau


Sehingga peristiwa berulang beberapa kali waktu


Beberapa kali kamu hilang


Beberapa kali kamu datang


Beberapa kali kamu terbang


Beberapa kali kamu pulang


Beberapa kali berulang tanpa diundang


Meski dalam logika kumenolak, kepada perasaanku kian mendesak


Bagaimana lagi caraku untuk mengelak???


Sedang di sepanjang jalan yang telah kita lalui, terlalu banyak jejak kita berserak


Tidak namun iya, kenyataannya kamu (masih) menang telak!!!



*bukan hanya soal mau-tidak mau, logika-perasaan, menang-kalah, dll.. Ini soal.. hmm....


Selamat berkarya apa pun rasanya!!! hihihi ;p



Depok, tengah pagi


Dewanti Nurcahyani

/kompasiana.dewantinurcahyani.com

Seorang perempuan muda yang masih harus banyak belajar.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?