HIGHLIGHT

Ada Kamu dalam Ampas Kopi Malamku

11 Januari 2014 00:08:36 Dibaca :

(1)

Ternyata ada kamu menjelma dalam sisa kopi malamku,

Padahal bayangan Anas Urbaningrum belum lagi sirna

Kamu tersenyum manja menghangatkan hasrat rinduku

Aku ingat, keruhnya waktu telah menenggelamkan kita

(2)

Mas jangan pernah tinggalkan aku ya, ucapmu manja

Aku tak mungkin menjawab tidak, aku kan suka kamu

Tapi, usia kita masih terlalu muda untuk berikrar setia

Terbukti kemudian kita begitu saja saling melupakan

(3)

Malam ini surprise nian bagiku, mendadak kamu hadir

Kamu merenggut paksa masa lalu ke secangkir kopiku

Kemesraan kita yang pernah terjalin indah kini tumpah

Duhai Anas, izinkan aku mereguk sisa kopi malamku!

Gunawan Wibisono

/kebersahajaan

TERVERIFIKASI (HIJAU)

puisi adakalanya menggantikan rembulan diwaktu malam dan hadir menemanimu di siang hari tatkala hatimu gundah maka aku adalah puisi.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?