Ada Kamu dalam Ampas Kopi Malamku

11 Januari 2014 00:08:36 Diperbarui: 24 Juni 2015 02:56:34 Dibaca : Komentar : Nilai :


(1)


Ternyata ada kamu menjelma dalam sisa kopi malamku,


Padahal bayangan Anas Urbaningrum belum lagi sirna


Kamu tersenyum manja menghangatkan hasrat rinduku


Aku ingat, keruhnya waktu telah menenggelamkan kita


(2)


Mas jangan pernah tinggalkan aku ya, ucapmu manja


Aku tak mungkin menjawab tidak, aku kan suka kamu


Tapi, usia kita masih terlalu muda untuk berikrar setia


Terbukti kemudian kita begitu saja saling melupakan


(3)


Malam ini surprise nian bagiku, mendadak kamu hadir


Kamu merenggut paksa masa lalu ke secangkir kopiku


Kemesraan kita yang pernah terjalin indah kini tumpah


Duhai Anas, izinkan aku mereguk sisa kopi malamku!

Gunawan Wibisono

/kebersahajaan

TERVERIFIKASI

puisi adakalanya menggantikan rembulan diwaktu malam dan hadir menemanimu di siang hari tatkala hatimu gundah maka aku adalah puisi.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL puisi fiksi
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article