Tingkat Intoleransi di Jawa Barat

10 November 2012 11:10:38 Dibaca :
Tingkat Intoleransi di Jawa Barat
-

Jawa Barat, salah satu propinsi yang pulau Jawa; data dari Jabar dalam angkan (2010) menunjukan bahwa Provinsi Jawa Barat terdiri dari 26 kab/kota, meliputi 17 Kabupaten dan 9 Kota, jumlah kecamatan 625, daerah perkotaan 2 659 dan 3 221 perdesaan; dengan jumlah penduduk lebih dari 40 juta jiwa (tertinggi di Indonesia). Jabar, bisa dikatakan salah satu propinsi yang mempunyai masyarakat multi sub-kultur; mereka biasa menyebut diri sebagai orang Cirebonan, Orang Sunda, Orang Periangan, dan lain sebagainya; Bahkan, mereka (penduduk Jabar) di Bekasi, Depok, dan wilayah yang berdekatan dengan Ibu Kota RI, justru berkiblat aktivitas di Jakarta daripada Bandung.

Lepas dari semua aspek-aspek yang merupakan kelebihan - potensi Jabar, propinsi tersebut juga merupakan nomer - rangking satu pada bidang yang lain atau tertinggi di Indonesia. Jabar merupakan propinsi nomer satu (juara pertama) dalam hal, (data Wahid Institute tahun 2011, belum termasuk data-data terbaru pada 2012 yang sudah cukup banyak kasusnya)

  • pelaku pelanggaran kebebasan beragama, 55 kasus
  • tindakan intoleransi dalam beragama dan berkeyakinan, 84 kasus
  • tindakan pelanggaran kebebasan beragama dan intoleransi, 105 kasus

Di samping itu, Kota Bogor - Kab Bogor - Kota Depok - Kota Bekas - Kab Bekasi, merupakan wilayah yang kadar intoleransi tertinggi (silahkan bandingkan - periksa laporan Setara tentang Toleransi Sosial Masyarakat Perkotaan); ada kasus-kasus di Bogor dan Bekasi, yang hingga detik ini tak selesai; apalagi kantong-kantong di Depok dan Bekasi yang kini menjadi persinggagahan - persembunyai para teroris.

1364054435689629798
puing-puing hkbp setu - bekasi/koleksi pribadi

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?