Humaniora highlight

Orangtua Sebagai Teman Saat Anak Melakukan Kegiatan Bermain

14 September 2017   21:34 Diperbarui: 14 September 2017   21:38 245 1 0

Teman bermain adalah sesuatu yang penting bagi seseorang anak yang belum berani untuk bermain dengan teman sebayanya. Kehadiran orangtua dapat menjadi pendamping untuk menemani anaknya yang sedang bermain. Orangtua harus bersikap aktif dan proaktif untuk memberi rangsangan-rangsangan positif agar anak dapat merespon secara cepat. Orangtua yag bersikap pasif dan tidak memberi rangsangan positif dalam kegiatan bermain, cenderung anak merasa tidak bersemangat,cepat bosan,dan tidak memanfaatkan potensi-potensinya. Orangtua yang proaktif akan membuat anak merasa senang,tenang, dan nyaman saat bermain. 

Dengan begitu anak akan leluasa mengembangkan kemampuan psikomotorik, kognitif, ketrampilan sosial. Dan anak bisa lebih optimal lagi dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Anak-anak akan lebih banyak bergerak, lebih banyak berpikir dan bekerja.Hal ini terjadi karena keluarga bagi anak-anak sudah menjadi tempat yang menyenangkan, karena keberhasilan kita mampu menjadi teman menyenangkan bagi kita.

Orangtua juga mendampingi dan mengajak anak berdiskusi saat menonton televisi.Banyak acara televisi yang menayangkan film-film kekerasan,kriminal,horor, atau porno tanpa memperhatikan penonton acara tersebut. Hal ini cukup mengkuartikan bagi kalangan tokoh pendidikan maupun orangtua yang peduli tehadap perkembangan anak karena anak belum mampu membedakan antara kehidupn realitas dengan imajinasi cerita film telivisi. Oleh karena itu, banyak anak yang langsung meniru adegan-adegan tokoh film yang ditayangkan di telivisi. Dengan demikian, untuk mencegah tindakan-tindakan peniruan perilaku yang buruk oleh anak .Maka orangtua dapat menjadi pendamping bagi anaknya yang sedang menonton televisi.

Orangtua juga menyediakan sarana dan prasarana untuk kegiatan anak

Seorang anak akan dapat mengembangkan seluruh potensinya melalui kegiatan bermain. Untuk memperlancar kegiatan bermain, maka diperlukan sarana dan prasarana yang memadai. Oleh karena itu, orangtua dapat berperan dengan cara menyediakan sarana dan prasarana bermain untuk anak-anaknya.

.