Mohon tunggu...
Muhammad Hafiz Sakti
Muhammad Hafiz Sakti Mohon Tunggu... -

Bertualang, kemudian Berulang, dan Berpulang Kemudian Ig :@Hafizsakti

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Kabut Lembut Pengikut Setia dalam Pendakian Ceria Gunung Kencana

21 Januari 2018   22:01 Diperbarui: 21 Januari 2018   22:31 3403
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
View Gunung Gede Pangrango dari Puncak Kencana di ketinggian 1803 Mdpl

Gunung Kencana yang terletak di Jl. Raya Puncak KM. 8,7 . Lebih mudahnya, kalo kalian gak tau, itu gak jauh dari masjid At Ta'awun lurus lagi masuk ke jalan Telaga Warna. Nanti telaga warna lurus, kalian ambil kiri . Nah, itu arah ke Gunung Kencana .

 Buat pendaki baru kaya gue Gunung Kencana cocok deh, dilihat dari ketinggiannya yang nggak begitu tinggi, yaitu hanya 1803 mdpl.
 Jadi, kita berangkat 11 orang. Berangkat dari rumah ba'da magrib dan nyampe diatas puncak gunungnya jam 2 pagi .
 Kok lama? Kan deket.. Jadi gini ceritanya guys..

 Kita berangkat ba'da magrib, jalan lah.. Nah gue sebagai cewek tangguh *eaaa tapi boong haha* bawa lah motor ngebonceng temen yang sama sama cewek .

Dan diseperempat jalan, pakai drama dulu ada yang kelewat dan udah sampe bogor.. Daan dia gatau jalan ahirnyaaa.. Kitapun nunggu dipom kurang lebih setengah jam lewat. Kenapa nunggu? Karena kita jalan lewat bukit pelangi bukan lewat bogor .
 Ditengah jalan yang luar biasa, yaaa karena penerangan bener bener minim, apalagi pas sampe bukit pelangi, yang jalannya kalo malem sepi dan jalanannya gak semuanya mulus . Kita nyampe bukit pelangi sekitar jam 21.00 . Bermodalkan jaket, helm dan doa. Jalanlah gue bawa motor tengah malem .

 Jalan puncak agak macet, kita sampai didepan loket pendaftarannya jam 22.05 . Naiklah kita keatas, seperempat jalan, kita berenti karena ban motor ada yang bocor. Oke kita puter arah balik lagi karena disitu sepi parah, gak ada tambal ban .
 Sekitar jam 22.30 kita naik lagi ke parkiran, yang untuk menuju parkiran jalanannya masyaaa Allah . Itu bebatuan semua, dan bebatuan nya lumayan besar . Untuk menuju parkiran, udah bebatuan, jalanannya ntar naik ntar turun, gelap gak ada penerangan sama sekali, kiri kanan cuma hutan dan jurang kebun teh. Dan pakai drama motor ada yang ga kuat nanjat, jadi lah gue turun dan jalan kaki bentar
 naah ditengah jalan ada perkampungan guys, luar biasaaa..
 Ohyaaa sekedar info, kalo kita gak bawa motor, jalan dari loket ke kaki gunung, itu dibutuhkan waktu 5 jam (kata temen yang pengalaman gak bawa motor). Lumayaaaan, jadi disarankan mending bawa motor .
 Dan bisa juga sebenarnya gak lewat bebatuan, jalan aspal. Tapiiii tanjatnnya bener bener curam. Jadi khawatir motorpun gak nanjat .

 Sampailah kita diparkiran sekitar jam 12 malam. Kita rehat bentar dan ngisi air buat persiapan diatas .
 Kita doa bentar semoga gak ada kendala, dan langsung jalan ke kaki gunung .
 Sampai kaki gunung sekitar jam 00.30 kita bayar dulu tiket masuk .

Penampakan Tanjakan Sambalado yang melegenda itu, wkwk
Penampakan Tanjakan Sambalado yang melegenda itu, wkwk
Kita naik keatas tengah malem, awal naik kita akan disuguhkan oleh tanjakan Sambalado. Daaaaan rasanya juga sambalado dah naik situ, hati hati yang bawaan tasnya gede, takut jungkir balik kebelakang lagi

Jalanannya nanjat semua gak ada yang landai .

Hati hati juga guys kalo kesana, jangan lupa bawa senter kalo daki malem karena jalanan gelap dan jalur pendakian disana juga banyak batang pohonnya jadi hati hati licin .

Jangan lupa juga bawa sofell atau garam, untuk apa? Karena disana banyak pacet. Apalagi kalo tanahnya lembab. Jadi kita sedia payung sebelum hujan *eaaa

Takut takut kegigit, karena pas kita naik pun. Pendaki lain ada yang ke gigit pacet .

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun