Mohon tunggu...
Endro S Efendi
Endro S Efendi Mohon Tunggu... Penulis - Penulis, Trainer Teknologi Pikiran

Praktisi hipnoterapis klinis berbasis teknologi pikiran. Membantu klien pada aspek mental, emosi, dan pikiran. Aktif sebagai penulis, konten kreator, juga pembicara publik hingga tour leader Umroh Bareng Yuk. Blog pribadi www.endrosefendi.com. Youtube: @endrosefendi Instagram: @endrosefendi

Selanjutnya

Tutup

Worklife Artikel Utama

Bos Anda Menyebalkan? Segera Lakukan Ini

21 September 2019   09:32 Diperbarui: 22 September 2019   04:34 570
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Di setiap kesempatan, tak sedikit teman, sahabat atau orang lain yang belum kenal sekali pun, mengeluhkan tentang kondisi lingkungan kerja yang kurang nyaman. 

Dari mulai bawahannya yang mungkin kurang bisa diatur, bosnya yang dianggap menyebalkan, termasuk juga fasilitas yang ternyata tidak sesuai harapan. 

Belum lagi perubahan-perubahan yang membuat suasana kerja menjadi begitu dinamis. Pendek kata, ada banyak alasan yang membuat seseorang merasa tidak nyaman di tempat kerja.

Bekerja, apa pun dan di mana pun, yang dibutuhkan adalah rasa nyaman. Rasa nyaman inilah yang membuat siapa saja menjadi bahagia dan kesehatan akan selalu terjaga dengan baik. 

Kenapa demikian? Sebab, saat bekerja dengan hati nyaman, maka hormon endorfin alias hormon kebahagiaan otomatis akan disemburkan di otak.

Ketika hormon endorfin tersebut keluar, saat itulah rasa bahagia akan menyelimuti seluruh tubuh. Nah, hormon ini pula yang kemudian bertugas meregenerasi sel-sel tubuh yang setiap hari mengalami kerusakan secara alami. 

Ketika sel tubuh baru selalu terganti, maka kesehatan akan selalu prima dan terjaga. Demikian dibeberkan dalam buku The Miracle of Endorphin yang ditulis dokter spesialis bedah saluran pencernaan asal Jepang, dr Shigeo Haruyama.

Lantas dari mana asal kebahagiaan itu sendiri? Selama ini yang kerap terjadi, setiap orang merasa bahagia jika segala sesuatunya berjalan sesuai dengan keinginan. Begitu pula di tempat kerja tadi. 

Merasa bahagia jika semua berjalan sesuai harapan. Bawahan mudah diatur, bos menyenangkan, fasilitas maksimal. Maka orang akan auto bahagia. Itu pun kadang masih menuntut hal yang lebih lagi.

Namun perlu diingat, jika seseorang baru bahagia setelah semua terpenuhi, maka sangat disayangkan. Sebab tanpa disadari, dalam hidup akan lebih banyak merasa tidak bahagia ketimbang bahagianya. 

Bahagia dengan syarat seperti itu hanya akan menjadikan suasana hati lebih banyak tidak nyaman. Satu saja syarat bahagia tidak ada, maka otomatis akan merasa tidak bahagia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun