Denina
www.kompasiana.com/emmanuellykeisa
TERVERIFIKASI
| Tulisan | : | 65 artikel |
| Komentar | : | 5463 tanggapan |
![]() |
![]() |
Kirim Pesan | |
![]() |
|
Jadikan Teman | |
![]() |
Google+ | ![]() |
Laporkan |
Datang ke Jerman dipenghujung September 2005 menjadi awal pengalaman saya tinggal jauh dari orang tua, atau tepatnya nge-kos. Ketakutan saya tentang hidup sendiri, adaptasi dengan ...
“Giliran banjir, sibuk ngomongin untuk benahi tata kota. Tapi kalo lagi tenang, tata kota diacak-acak oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi.” Beberapa waktu lalu saya terbaca ...
Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu. Masih seperti dulu, tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna… Terhanyut aku akan nostalgia, saat kita sering luangkan ...
Tiga belas hari sudah saya bergabung dalam kometisi the big blog exchange yang sebenarnya sudah resmi dimulai sejak tanggal 1 maret lalu. Saya benar-benar merasakan ...
Masih belum sepuluh menit kami memasuki jalan besar di dekat apartemenku, di Jerman, aku terhentak oleh pernyataan seorang teman. Saat itu, kami sedang menikmati lengangnya ...
“Pujilah Tuhan wahai jiwaku…! Tenanglah kau wahai jiwaku, Tuhanlah kekuatanmu.” Saya sering mengatakan dua kalimat itu dalam hati saat masa-masa tertentu. Maksud saya, ketika hati merasa bersyukur ...
Dari 7 sampai 8 jam kerja kantor dalam sehari, berapa lama kita duduk? Bisa dikatakan, separuh waktu atau bahkan lebih. Kecenderungan prosentase ini akan bertambah ...
Di penghujung September lalu, Minggu 30/9, saat angin musim gugur sudah mulai terasa mencubit permukaan kulit, saya dan teman berangkat dari Dresden ke Mühlbach, Maxen ...
Beberapa kali saya membaca tulisan di Kompasiana tentang; apa untungnya menulis di Kompasiana? Toh gak dibayar! Pernah Pak Johan Wahyudi, menulis di salah status beliau ...
Jelang siang itu, sayup-sayup terdengar bunyi ringtone jadul di dalam bus yang saya tumpangi menuju mensa (kantin mahasiswa). Penumpang bus agak sesak, beberapa orang terlihat ...