Sejarah Band Moses Bandwith (Indonesian Gothic Metal )

29 Juli 2012 07:05:12 Dibaca :
Sejarah Band Moses Bandwith (Indonesian Gothic Metal )
-

Ide awal pembentukan Moses Bandwidth bermula ditahun 2003. Ketika itu LaVey yang sedang melanjutkan studi kuliahnya di kota Bandung , tertarik terhadap berbagai jenis musik Progressif yang bernuansa metal. Namun pada akhirnya kakaknya memperkenalkan dia kepada sebuah genre yang bernama Gothic Metal, Sejak saat itulah kemudian LaVey seakan jatuh cinta pada jenis musik ini, dan mencoba untuk mendapatkan berbagai Informasi dan referensi mengenai Gothic Metal. Pada akhir tahun 2004, LaVey mencari orang yang mempunyai visi dan misi yang sama dengan dia, untuk membentuk sebuah band Progressif, namun ia menyadari sepenuhnya bahwa sangatlah sulit untuk mencari orang disekitar yang mempunyai dedikasi tinggi terhadap musik Metal. Setelah lama mencari tanpa hasil, dia kemudian berinisiatif untuk mebuat berbagai materi lagu yang seluruh pengerjaan musiknya dilakukan oleh sendiri dan akibatnya, masalah baru pun timbul ketika Ia harus mendapatkan seseorang untuk mengisi vocal. Tak lama kemudian ia menghubungi female vocal bernama Riska Elfira serta Chris Bobby (Drummer) yang merupakan teman sekelasnya dibangku kuliah sekaligus merupakan anggota Paduan Suara Mahasiswa (Pasuma) UNISBA mempunyai karakter vocal yang cocok dengan "Moses Bandwidth".Sekitar bulan Maret 2005, "Moses Bandwidth" telah merampungkan sebuah single pertamanya berjudul "Selangkah Menuju Surga" yang proses recordingnya dilakukan secara profesional di MMS Studio, Indramayu. Akhir 2005 Moses Bandwidth mengontak Steven Jozeph untuk bergabung sebagai Bass player dan segera merilis album pertama "Behind The Darkness" yang diproduseri oleh Budi Santet dari Master Of Disharmony Records. Tour promo album pertama diawali pada kota Purwokerto, Dimmy yang merupakan Gitaris Elmeod langsung mengisi posisi aditional gitar. Pada pertengahan tahun 2006 Band Moses Bandwidth kembali masuk studio untuk merekam materi album kedua yang bertitle "Renaisaance" setelah sekitar lima bulan proses recording, Renaisaance dirilis oleh Inviolable Music yang diproduseri oleh Bob Wendo, Single hits Falling Down segera dipublikasikan ke berbagai media, promo tour album kedua mencakup berbagai kota jawa tengah seperti Semarang, Cilacap, dan sekitarnya. Ditahun 2007 line up ini menyelesaikan pre production untuk album ke 3 yang bertitle "Arabian Dreams With The Final Requiem" yang dirilis oleh R-A Production, serta menyiapkan tour promo sepanjang tahun 2007 untuk mendukung penjualan album. Saat itulah merupakan langkah bagi "Moses Bandwidth" untuk mengukir jejaknya di komunitas musik Indonesia, dan hingga kini mereka masih tetap berkarya untuk merampungkan promo CD / demo tape mereka yang terbaru dan tour promo ke berbagai kota Indonesia. Anggota : # LaVey - Keyboards # Julia - Lead Vocal # Bezo - Bass # Dedy - Guitars # Shaka - Drums Band - Moses Bandwidth Album - Arabian Dreams Year - 2007 Artwork Cover Incl. Front - Inlay - Back Cover - Track Song - 01 Gema Pembuka 02 Sangkakala Uhud 03 Arabian Dreams 04 Ku ucapkan Selamat Tinggal ( My Dearest Enchant ) 05 Twisting Tale of Narnia 06 Sebuah Simfoni 07 Menggapai Bukit Pertemuan 08 Selangkah Menuju Surga 09 Midas 10 Datang dan Pergi 11 The Final Requiem ( Reinkarnasi Part. 2 ) 12 Everlasting Tales Photobucket Artist - Moses Bandwidth Album - Shifin Ablazes Stigmata Year - 2008 Genre - Gothic Metal Release Labels - Garasi Rebel / MMS Studio / Moses Bandwidth - Track Song - 1. Rise Of Somnath's Power 2. Stigmata savannah 3. Still I Dont Know Why 4. Laila Majnun 5. Hybrid Chosroes 6. Sweet Piano For My Little Angel 7. Symponium 8. Kugapai Surgamu 9. Tarbiz Kafilah Dini 10. Laila Majnun ( Original ) 11. Stigmata Savannah ( Unplugged ) 12. The New Pentagram Age Interview with "Moses Bandwidth" tentang album baru mereka " Nefrit Lazurit " yang segera di rilis pada Bulan Februari 2012 mendatang di MB Distro. "Konsep dialbum ini secara musikalitas kami menggabungkan berbagai sub-genre musik metal dari mulai Heavy sampai melodic Death tapi tetap benang merah nya pada jalur gothic. Untuk konsep lyric kali ini kita mengusung Filsafat gothic",Jelas Lavey salah satu personil Moses bandwidth. Album "Nefrit Lazurit" adalah album ke delapan MB setelah belum lama ini merilis album "The Best Of 2005-2011" via Tuhan Prod. Jakarta. Interview with Moses Bandwidth Nefrit Lazurit 2012 "Nefrit Lazurit" Berisikan 12 Track : 1. Mozart 2. Karma 3. Nefrit  Lazurit 4. Bayang Silam 5. Konspirasi 6. Intro 7. Surat Untuk Mozart 8. Rintik Hujan Tlah Berlalu 9. Bayang Silam (piano version) 10. Cover Song 11. Moses Bandwidth 12.  Outro Untuk Demo Demo nya silahkan cari disini : Demo Moses Bandwidth "Untuk album ini smua lyric saya yang menulis dan musik ditulis oleh saya, Aliez Shenoda dan Iyanx Blackstone", Jelas Lavey junior. Untuk Lagu Andalan MB di album "Nefrit Lazurit ",Berikut penjelasan dari Lavey Junior : "Wooww.. inilah pertanyaan terlusit :):) cz kami merasa disemua lagu itu sama maksimalnya baik dalam penulisan  maupun pengerjaan, so biar orang lain yang menentukanya". Personil Moses Bandwidth.jpg Line Up Moses Bandwidth "Nefrit Lazurit" : - LaVey Junior (Guitar) - Suicida Risma (Female Vocal) - Aliez Shenoda (Guitars and Vocal) - Iyank Blackstone (Drums) Label Production : -  MMS Records Saat Ditanya Tentang Video Clips Terbaru Moses Bandwidth : "Setelah "Seperti Bintang" 2010. Konsep Video Clips pada kali ini telah kita siapkan secara matang baik dari konsep, property maupun sarana dan pra-sarananya agar hasilnya bisa maksimal". Jelas LaVey Junior. MB juga bertrimakasih kepada para MB'ers (MB Community) : "Yang bikin kita terus eksist dan semangat dibisnis ini adalah mereka (MB Community) yang telah mensupport serta memberikan loyalitas besar kepada MB, so kamipun akan memberikan yang terbaik buat mereka semua". By LaVey Junior saat saya tanya tentang apa dan siapa yang jadi semangat MB untuk terus berkarya dalam belantika Musik Metal..

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?