Barang dan Jasa

19 Oktober 2012 07:24:24 Dibaca :


BARANG versus JASA


A.PERBEDAAN ANTARA BARANG DAN JASA


1. Barang


Barang merupakan hasil atau keluaran (output)berwujut fisik (tangible)dari proses transformasi sumberdaya,sehingga bisa dilihat,diraba,disentuh,dirasa,dipegang,disimpan,dipindahkan,dan mendapatperlakuan fisik lainnya.Ditinjau dari aspek daya tahannya ,terdapat dua macam barang yaitu:


a) Barang tidak tahan lama (nondurable goods)


Barang tidak tahan lama adalah barang berwujud yang biasanya habis dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali pemakaiannya.contoh:sabun,minuman dan makanan ringan,kapur tulis,gula dan garam


b) Barang tahan lama (durable goods)


Barang tahan lama merupakan barang brewujud yang biasanya bisa bertahan lama dengan banyak pemakaian (umur ekonomisnya untuk pemakaian normal adalah satu tahun atau lebih) contoh:TV,lemari es,mobil,komputer,dll.


2. Jasa (service)


Jasa merupakan aktivitas,manfaat atau kepuasan yang ditawarkan untuk dijual.contoh bengkel reparasi,kursus,lembaga pendidikan,jasa telekomunikasi,transportasi dan lain-lain.Sebenarnya perbedaan secara ketat antara barang dan jasa sukar dilakukan,karena pembelian barang tertentu kerapkali disertai dengan jasa-jasa khusus (misalnya instalasi atau garansi untuk reparasi)dan pembelian suatu jasa seringkali pula meliputi barang-barang yang melengkapinya(makanan di restoran).


Kontinum intangibilitydan tangibility


Ø












Unsur intangible






Unsur tangible












Babysitting

Ø Pendidikan


Ø Jasa hukum


Ø Penerbangan


Ø Makanan siap santap


Ø Kosmetik


Ø Minuman ringan


Ø Pakian


Ø Gula






Jasa memiliki empat karakteristik utama yang membedakan dari barang yaitu:


1. Intangibility


Jasa berbeda dengan barang.Bila barang dapat dimiliki,maka jasa hanya bisa dikonsumsi tetapi tidak dimiliki.misalnya telepon dalam jasa telekomunikasi,pesawat dalam jasa angkutan udara,makanan dalam jasa restoran.jasa bersifat intangible,maksutnya tidak dapat dilihat,dirasa,dicium,didengar,atau dirabasebelum dibeli dan dikonsumsi.


2. Inseparavility


Barang biasanya diproduksi,kemudian dijual,lalu dikonsumsi.sedangkan jasa di lain pihak,umumnya dijual terlebih dahulu,baru kemudian diproduksi dan di konsumsi secara bersamaan.interaksi antara penyedia jasa dan pelanggan merupakan ciri khusus dalam pemasaran jasa.ada dua tipe operasi jasa yaitu produktion-centered service operations dan customer-centered service operations.


3. Variability


Jasa bersifat sanget variabel karena merupakan non-standardized output,artinya banyak variasi bentuk,kualitas dan jenis,tergantung pada siapa,kapan,dan di mana jasa tersebut di hasilkan.Tiga tahap dalam pengendalian


a. Melakukan investasi dalam seleksi dan pelatihan personil yang baik


b. Melakukan standardisasi proses pelaksanaan jasa


c. Memantau kepuasan pelanggan melalui sistem saran dan keluhan


4.perishability


Jasa merupakan komoditas tidak tahan lama dan tidak dapat di simpan.hal ini tidak jadi masalah bila permintaan tetap karena mudah untuk menyiapkan pelayan untuk permintaan tersebut sebelumnya.


Proses Jasa


Proses didefinisikan sebagai serangkaian aktivitas yang di lakukan secara berulang-ulang dan barsamaan untuk mentransformasikan input yang disediakan pemasok menjadi output yang diterima oleh pelanggan


Faktornya meliputi:


a. Sumberdaya manusia(manpower)


b. Mesin(machine)


c. Bahan baku(material)


d. Metode(method)


e. Ukuran(measurement)


f. Lingkungan(environment)


Variasi Jasa


Diartikan sebagai perbedaan antara tindakan atau aktivitas tertentu dengan hasil yang di targetkan.ada dua tipe variasi yaitu:common cause dan special cause.variasi



ini diakibatkan oleh interaksi berbagai aspek proses yang mempengaruhi setiap kejadian dan/ atau aspek –aspek yang di kendalikan manajemen dan merupakan bagian dari sistem


Biaya kualitas jasa


Biaya kualitas merupakan biaya yang terjadi atau mungkin akan terjadi atau mungkin akan terjadi karena kualitas yang buruk.Biaya kualitas dapat dikelompokkan menjadi:


a. The price of conformance(voluntari cost)


Biaya pencegahaan


Biaya deteksi/penilaian


b. The price of nonconformance


Biaya kegagalan internal


Biaya kegagalan eksternal


Contoh item-item biaya kualitas jasa/layanan yang bersifat departmental basis:


a. Akutansi


b. Administratif


c. Klerikal


d. Pemrosesan data


e. Finansial/keuangan


f. Pemasaran


g. Personalia


h. Manajemen proyek


i. Jaminan kualitas


j. Keamanan



Sumber:


Fandy,tjiptono.(1997)Total Quality service.Yogyakarta:penerbit Andi.







MMVDZ Z ZVDk


CVZDV





KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?