Mohon tunggu...
Healthy

Kemoterapi Justru Mematikan?

24 September 2017   20:22 Diperbarui: 24 September 2017   20:45 5543
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Halo! Kembali lagi dengan aku, Clodya. Kali ini, aku akan membahas tentang kemoterapi,nih! Apakah kemoterapi lebih membawa dampak negatif daripada positif untuk penyembuhan kanker?

Pertama -- tama kita harus memahami teori mendasarnya dulu. Diawali dari pengertian jaringan. Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Jaringan penyusun tubuh manusia dibagi menjadi 5, yaitu jaringan epitel , ikat , lemak , saraf , dan otot. 

Nah, apa ya hubungannya dengan kanker? Apakah kanker dengan tumor sama? Kanker itu sendiri adalah ditandai dengan adanya kelainan sel yang menimbulkan kemampuan untuk tumbuh secara tidak terkendali (pembelahannya melebihi batas normal) dan bermigrasi ke jaringan tubuh lain lewat sirkulasi darah yang disebut dengan metasis. Karena mutasi yang berlebihan itu menyebabkan jaringan dalam tubuh menjadi rusak. Sedangkan tumor sendiri adalah kumpulan dari sel -- sel tambahan tersebut yang membentuk suatu massa. Tumor dibedakan antara tumor jinak dan tumor ganas. Tumor ganas biasa juga disebut dengan kanker.

Pertumbuhan sel yang tidak terkendali tersebut disebabkan oleh kerusakan DNA, bahkan ini menyebabkan mutasi di gen vital yang mengontrol pembelahan sel. Untuk mengubah sel normal menjadi sel kanker dibutuhkan beberapa mutasi . Mutasi dapat terjadi secara spontan ataupun diwariskan (mutasi germline).

Penyebab kanker ada bermacam -- macam, tergantung pada jenis kankernya. Misalnya seperti kanker paru -- paru. Ini disebabkan karena kebiasaan merokok , terlalu banyak menghirup udara kotor. Ada juga kanker yang disebabkan oleh virus, seperti kanker serviks. Konsumsi makanan yang kurang sehat pun juga bisa memicu penyebab kanker.

Ada 3 cara utama dalam menangani masalah kanker. Ada pengobatan dengan cara operasi (pembedahan) , kemoterapi (pemberian obat -- obatan) , dan radioterapi (penggunaan sinar radiasi). Di sini, aku akan berfokus pada kemoterapi. Kemoterapi dirasakan penting dan besar manfaatnya karena bersifat mematikan sel -- sel kanker dengan pemberian infuse. Kemoterapi sangat efektif untuk penderita kanker stadium lanjut lokal. Obat kemoterapi biasanya adalah kombinasi obat yang diberikan secara bersamaan dalam kurun waktu tertentu. Obat kemoterapi tidak hanya membunuh sel kanker, ini juga berdampak dengan terbunuhnya sel -- sel yang sehat terutama yang cepat membelah atau cepat tumbuh seperti rambut, lapisan mukosa usus dan sumsum tulang. Kemoterapi pun juga memiliki efek samping seperti gangguan mual dan muntah.  Ada 4 tipe kemoterapi, yaitu kemoterapi induksi (mengecilkan massa tumor ganas yang besar ukurannya) , kemoterapi adjuvant (dilakukan sesudah operasi untuk mengangkat sel kanker yang tidak terlihat) , kemoterapi neo adjuvant (dilakukan sebelum operasi guna memperkecil ukuran tumor) , kemoterapi paliatif (memperkecil tumor yang menyebabkan nyeri)

Kemoterapi memiliki 3 cara kerja dan manfaat yang bergantung pada tingkat dan beratnya kanker :

a)  Menyembuhkan kanker

Kemoterapi diharapkan mampu mematikan seluruh sel -- sel kanker tanpa bersisa. Kemoterapi dikatakan berhasil bila sel kanker tidak bisa tumbuh kembali.

b) Meringankan gejala kanker

Kemoterapi dapat digunakan untuk melawan tumor tertentu yang menyebabkan nyeri pada bagian tubuh yang terkena

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun