Menikmati Sunyi Tanpamu

11 Juni 2012 10:37:21 Diperbarui: 25 Juni 2015 04:07:00 Dibaca : Komentar : Nilai :

Malam-malam ini akan terasa sunyi lagi


dalam masa-masa tanpa hadirmu di sini


Harus kulewati bergulirnya hari demi hari


Riuh tangis dan tanya mereka menanti


Kapan kau datang kembali


.


Suara rindumu hanya sejenak mengobati


Hadirkan hangatmu seperti waktu yang lalu


Tertelan lagi oleh dinginnya tetesan rindu


Makin hampa ketika malam lena tanpamu


.


Tak ingin lagi bercerita tentang rasa itu


Hari-hari kita tak selalu berlimpah madu


Berseling jeda luapan berbantah serapah


Indah menghias jejak asa kita melangkah


.


Ini bukan tentang kata-kata cinta lagi


Tapi kepastian bahwa aku butuh hadirmu


Seperti suaramu yang semburatkan rindu


Ingin segala yang di sana segera berlalu


.


Biarlah aku di sini menikmati saat menanti


Menjaga senyum dan riang buah hati kita


Nikmatilah sejenak rindu usaikan segala cita


Demi bersinarnya masa depan tuk semua


.


Percayalah, di sini kami akan baik-baik saja


Sepertimu kan selalu tak kurang suatu apa


Saling mendo'a agar Tuhan selalu turut serta


Kau kan kembali datang jalani hari bersama


.


Sukses untukmu, Ma, Tuhan menyertai


Tuntaskan segala tugasmu sebaik-baiknya


Lalu segeralah pulang, cepatlah kembali


Kami menunggumu, seperti kaupun menanti


.


Puisi ini meluruh dari lubuk hati


Semoga mampu saling mengobati


Dalam kau nikmati sunyi tanpa kami


dan kami pun sunyi tanpamu..


.


.


C.S.

C.S. (Paknethole)

/chrissuryohadiprodjo

TERVERIFIKASI

Rileks, semua tulisanku anggaplah obrolan sembari minum kopi,..srupuut..

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article