Amin Laili
Amin Laili pegawai negeri

menulis itu mencipta diri menjadi apa yang diinginkan

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi yang Tak Indah

1 Mei 2013   18:48 Diperbarui: 24 Juni 2015   14:17 133 1 1

Jemari yang kelu
Kebingungan mencari kata untuk sebuah puisi

Berjuta kata itu sembunyi
Entah di mana
Mungkin mereka gundah
Tak mau terpampang di puisi yang tak indah

Jejari itu tetap saja mencari
Di antara serpih-serpih kata yang masih tersisa
Tanpa lelah
Tanpa henti

Hingga hinggaplah kesal itu
Hingga bersambang marah itu
Mengapa bebal rasa jiwa ini tak juga terkalah

Namun janji tlah diikrarkan
Di lubuk dada yang paling dalam
Yang tak mudah disurutkan
Yang tak boleh diingkari
Walau sejari
Bahwa sepenggal puisi
harus terlahir sepenuh diri

Tak mengapa hanya kata yang terpecundang
Tak mengapa tanpa rasa yang indah menggelora
Sudah cukup rangkaian ini
Puisi yang tak indah