Hidup Ini Seperti "Tut Piano"

10 Mei 2012 18:37:40 Dibaca :

"Hidup ini seperti Tut Piano, ada warna hitam dan ada juga putih..tapi kalau kita pandai memainkannya, maka akan melahirkan nyanyian yang indah didengar telinga"

Ya memang hidup ini tergantung bagaimana kita menyikapinya, sebagai makhluk sosial kita pun harus pandai dalam berinteraksi, mau menyuarakan pendapat dan ingin orang lain mengetahuinya, tentunya kita juga harus mau mendengarkan pendapat orang lain.

Kadang pendapat orang lain itu berbeda dengan pandangan kita, tapi tetap saja kita harus hargai, tidak bisa kita katakan pandangannya itu salah, kalau pun salah menurut pandangan kita tidak lantas dihakimi dengan pernyataan yang menyinggung perasaannya, cukup saja tidak usah diterima pemikirannya tersebut.

Kebenaran itu sangat relatif, masing-masing orang punya tafsir tentang kebenaran. Membahas satu permasalahan, pastinya setiap orang mempunyai sudut pandang, berbeda sudut pandang tentunya akan berbeda pula pembahasannya.

Inilah salah satu peran yang kita mainkan dalam kita hidup bermasyarakat, saling toleran, bijak dalam mengemukakan dan menerima pendapat. Kalau tidak pandai menempatkan diri dalam berinteraksi, maka perselisihan dan pertikaian pendapat pun akan kita hadapi.

Bukankah lebih indah hidup ini jika senantiasa dalam kedamaian, perang dan perselisihan selalu disebabkan tidak ada yang mau mengalah, padahal tidak selalu mengalah itu adalah kalah. Mengedepankan ego pribadi hanya akan merugikan diri sendiri, sama halnya dengan membuka aib diri sendiri.

Hidup ini memanglah seperti tut piano, ada yang hitam ada juga yang putih, akan indah dinikmati jika pandai memainkannya.

Aji Najiullah Thaib

/ajinatha

TERVERIFIKASI (BIRU)

Kaum Proletar buruh para Kapitalis yang kebetulan saja hobby menulis..
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?