HIGHLIGHT

Zombie Miami Hebohkan AS, Melumat Manusia Sampai Tewas

29 Mei 2012 17:09:35 Dibaca :
Zombie Miami Hebohkan AS, Melumat Manusia Sampai Tewas

Sejak hari Sabtu lalu warga Miami, Florida AS dihebohkan oleh peristiwa menyeramkan yang membuat bulu roma merinding dan benar-benar nyata, yaitu peristiwa manusia pemakan orang hidup-hidup.

Peristiwa nyata dan masih hangat diberitakan seantero AS ini terjadi  pada Sabtu (26/5) di Miami, tepatnya di jalur sangat padat pada jalan menuju keluar Downtown dari Causeway MacArthur, Miami AS. Setelah menunggu dua hari lamanya, warga akhirnya memperoleh informasi dari Polisi bahwa pelaku yang sangat ditakuti itu adalah Rudy Eugune (31) dari  North Miami Beach, Florida.

Pada hari Sabtu siang waktu AS itu,  seorang warga yang sedang menaiki sepeda di jalur aman dipinggir jalan utama tersebut melihat seorang pria dalam keadaan telanjang dengan mulut berdarah-darah sedang mencabik seorang manusia yang tidak disebutkan identitasnya.

Pria tersebut tergesa-gesa melapor pada polisi terdekat tentang apa yang dtemukan dan dilihatnya beberapa saat sebelumnya.

Tanpa pikir panjang polisi Miami dengan kendaraan masing-masing langsung menuju tempat kejadian perkara. Dalam hitungan 3 menit satu persatu polisi dari berbagai penjuru mulai berdatangan ke lokasi kejadian.

Polisi yang pertama sekali meluncur adalah Larry Vega, ia memerintahkan kepada pria yang bertelanjang itu agar menghentikan aksinya. Akan tetapi pria yang belakangan terungkap sebagai Rudy Eugune seorang pria broken home dan hidup bergelandangan itu bukannya menghentikan aksinya. Ia bahkan memperlihatkan kepada Vega sedang mencabik-cabik wajah korbannya dengan kekuatan rahangnya mematahkan organ-organ tertentu bagian wajah dan kepala korbannya yang juga seorang pria gelandangan tapi  masih dirahasiakan identitasnya.

Melihat perintah itu tidak dihiraukan dan pria bertelanjang bulat itu semkain geram mengunyah korbannya, Vega pun melepaskan tembakan pertama kearah kakinya tapi sang Zombie tak menghentikan aksinya bahkan geram melihat Vega menganggu. Lalu polisi Vega melepaskan kembali dua butir peluru yang bersarang di kepala dan dada Rudy, sang Zombie itupun roboh dan menghentikan aksinya karena tewas seketika.

Aksi kanibalisme oleh "Zombie" Miami tersebut terekam kamera pengintai dari atas gedung salah satu media massa terkenal di Miami, "Miami Herald". Video tersebut telah menggelegar dan membahana ke seantero AS bahkan seluruh dunia.

Video yang berdurasi tiga menit memang membuat orang penasaran ingin mengetahui apa sesungguhnya yang terjadi dalam peristiwa tersebut, karena pengambilan gambarnya dari atap gedung yang lokasinya jauh dan terhalang oleh jalan layang atau obyek di sisi kanan tempat pelaku menghabiskan korbannya.

Kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Jackson Memorial Hospital. Dan selama dua hari Polisi karena alasan khusus merahasiakan identitas pelaku dan korbannya sampai akhirnya benar-benar diketahui dengan jelas siapa pelaku dan korbannya.

Akhirnya hari ini (Selasa 29/5) tepatnya pukul 16.00 (waktu Florida) Polisi membuka tabir sang Zombie yang tidak lain adalah seorang penjahat kambuhan yang sudah 8 kali ditahan polisi dan keluar masuk tahanan sejak berusia 16 tahun.

Mantan istri sang Zombie yaitu Jenny Ductan mengatakan kepada televisi lokal bahwa Rudy tidak memiliki kelainan jiwa, akan tetapi Rudy memang memiliki sifat keras kepala dan suka mengancam.

Sementara itu dari tetangga Rudy tempat ia pernah tinggal sebelumnya memberi kesakisan kepada polisi bahwa rumah Rudy tempat dahulu ia tinggal telah disita oleh lembaga keuangan karena tak kuat melunasi kredit. Akhir-akhir ini Rudy sering terlihat kebingungan dan mondar-mondir di sekitar komplek tempat ia pernah tinggal dahulu.

Mengapa Rudy melakukan tindakan kanibal layaknya perbuatan yang sepantasnya tidak terjadi di negeri yang paling menjunjung tinggi peradaban dan kemanusiaan? Banyak analis dan pakar menilai apa penyebab Rudy bermental bak Sabretoh yang pernah melegenda dalam cerita fiksi di Inggris pada era 1940-an.

Sabretoth diabad modern tersebut diperkirakan mengalami semacam penyakit mental. Kepala Persatuan Polisi Miami (FOP Miami) Armando Aguilar mengatakan bahwa ia sudah empat kali melihat kejadian yang hampir mirip dengan peristiwa tersebut. Dari sejumlah pelaku yang ada selama kejadian yang sudah ada pelaku melakukan hal itu karena menggunakan Asam lisergat dietilamida (LSD) yang berbeda dengan Narkotika karena LSD tidak membuat ketergantungan atau ketagihan

LSD bersifat non-adiktif (tak menimbulkan ketergantungan) dan non-toksik (tak menimbulkan keracunan) dan menyebabkan perasaan distorsi waktu, senang dengan kematian dan pergeseran kognitif yang dalam.

Menurut catatan tentang LSD ini, memberi dampak pada fisik yang bervariasi dan tak spesifik. Gejala  pemakaian LSD adalah kontraski rahim, hipotermia, demam, naiknya kadar gula darah, tegaknya bulu roma terus menerus, meningkatnya sirkulasi darah ke jantung, meningkatnya cengkeraman rahang dan bertambahnya produksi air liur dari biasanya. Selain itu indikasi lainnya adalah LSD dapat menimbulkan keadaan disosiatif pada orang-orang yang mengonsumsinya. Sumber : LSD Wikipedia, lihat Di sini (Mohon bantuan rekan pembaca yang berkompeten menambah penjelasan tentang peranan LSD ini).

Demikian rekan pembaca budiman, ternyata kanibalisme zaman modern ini masih teriadi di negara paling modern sekalipun. Hal ini mengingatkan kita pada peristiwa tahun 2003 dari Probolinggo,  ketika seorang pria yang akhirnya dikenal dengan Soemanto mencuri mayat seorang nenek yang baru saja dikubur dan lalu dimakannya karena percaya ini akan memberinya kekuatan supranatural. Soemanto dihukum 5 tahun penjara namun baru menjalani usia tahanannya ke 3 tahun ia dibebaskan.

Beda Soemanto dengan Rudy. Soemanto setelah dilepaskan dari tahanan Soemanto kabarnya masuk ke pasantren dan kini insaf dari kesalahan dan dosa-dosanya dan hidup normal, sedangkan Rudy 8 kali masuk tahanan dan berakhir tragis diujung timah panas polisi Miami akibat "menelanjangi" norma-norma sosial secara vulgar dan sadistis.

Salam Kompasiana

Abanggeutanyo

Abanggeutanyo

/abanggeutanyo

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Pengamat itu : Mengamati dan Diamati
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?