Mohon tunggu...
Zia Mukhlis
Zia Mukhlis Mohon Tunggu... entahlah, yang penting nulis aja

Pikiran Yang Dipenakan

Selanjutnya

Tutup

Hiburan

Fakta Unik Novel Hyouka

1 April 2020   08:57 Diperbarui: 1 April 2020   08:50 662 1 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Fakta Unik Novel Hyouka
Sumber: my.carousell.com

Hai para peminat novel

Sudah pernah membaca novel Hyouka. Novel ini adalah novel terjemahan bahasa Jepang yang dikarang oleh Yoneza Honobu. Novel ini menjadi menarik karena jalan ceritanya sangat unik dan telah diangkat menjadi serial anime. 

Novel ini mengisahkan tentang kehidupan remaja sekolah yang tidak suka terlihat mencolok dan menghindari banyak mengeluarkan energi namun bisa menyelesaikan banyak kasus misteri, lucu bukan? Terlihat seperti orang malas alias mager tapi  memiliki kemampuan analisa yang sangat tajam, namanya Oreki Houtaro.

Dalam dunia per-anime-an mengangkat sebuat manga (komik) menjadi serial anime amatlah sulit. Ilustrasi sulitnya bisa dinikmati pada anime berjudul Bakuman. 

Disana digambarkan secara detail bagaimana proses perjuangan para pembuat komik menciptakan karya, lalu mengajukan karya untuk diterbitkan, jika jumlah penerbiatan atau lakunya sampai nominal tertentu baru komik tersebut bisa difilmkan menjadi anime. 

Jadi tak setiap komik itu bisa difilmkan menjadi anime. Hanya komik-komik yang populer dan layak saja yang bisa di jadikan anime. Nah, lalu bagaimana dengan Hyouka. Bukankah Hyouka tidak termasuk komik melainkan novel. Yap, benar sekali! di bawah akan kita ulas lebih dalam.

Hyouka adalah novel yang memiliki 4 series atau istilah hari ini adalah tirtalogi. Series pertamanya berjudul Hyouka. Series selanjutnya berjudul Credit Rool Of The Fool, The Kudryavka Sequence, dan The Doll That Took A Detour. Aslinya berbahasa Jepang lalu dialih bahasakan ke bahasa Inggris (judulnya saja, isinya bahasa Indonesia). Namun yang buming pertama adalah Hyouka. Dan series selanjutnya adalah lanjutan dari series pertama.

Adapun fakta unik novel Hyouka,

  • Alur Cerita
    4 series novel Hyouka masing-masing memiliki alur cerita yang unik. Jika ditanya novel Hyouka ini masuk genre apa? Jawabannya adalah misteri. Sebab semua konflik yang terjadi bercerita tentang sebuah misteri yang harus dipecahkan.

    Pada series pertama Hyouka. Yang menjadi sorotan disini adalah tokoh utamanya Oreki. Dimana Oreki menunjukkan keahliannya memecahkan misteri salah satu keluarga teman satu clubnya yaitu Chitanda Eru. Sedangkan pada series kedua, Oreki malah mendapatkan masalah karena keahliannya dalam memecahkan misteri hingga ia menyesal karena menggunakan keahliannya. Pada series ke tiga lebih unuk lagi. Dimana penulis Yonezawa Honobu menjadikan setiap tokoh sebagai sorotan. Ada 4 tokoh yang menonjol pada novel Hyouka, Oreki, Chitanda, Fukube, dan Mayaka. Penulis menjadikan semuanya menjadi sorotan. Dan diakhir cerita penulis bertanya kepada pembaca, jadi siapa tokoh utama pada series ketiga ini? Jawabannya bukan 4 orang diatas (silahkan dibaca). Lalu series terakhir berbeda dengan 3 series sebelumnya. Jika series sebelumnya hanya bercerita tentang satu tema maka pada series terakhir bercerita banyak tema. Setiap tokoh diuji dengan konflik yang berbeda. Hingga menampilkan sisi lain pada masing-masing tokoh. Sangat bagus untuk dinikmati.

  • Tokoh-tokoh dalam cerita
    Seperti yang telah disinggung diatas. Pada novel ini ada 4 tokoh yang selalu bersama. Pertama Oreki, Chitanda, Fukube, dan Mayaka. Mereka berada pada satu club yang sama yaitu Club Sastra Klasik. Masing-masing tokoh memiliki watak yang kontras. Termasuk Oreki yang teramat berbeda dengan 3 temannya yang lain. Jika 3 temannya yang lain berwarna cerah, maka Oreki berwarna gelap.  Inilah yang menjadi pembeda antara Hyouka dengan novel-novel kebanyakan, pemilihan tokoh utamanya yang menarik.

    Oreki menjadi tokoh yang sangat menarik dan berbeda dengan kebanyak tokoh novel. Jika kebanyakan tokoh pada novel adalah tokoh yang populer, brilian, nomor satu, unggul banyak hal, berprestasi, dan tampil mencolok, maka Oreki adalah kebalikan dari semua itu. Dia bukan juga orang bodoh yang berusaha mati-matian hingga menjadi hebat. Jauh dari itu Oreki adalah sosok pendiam, kalem, tidak terlalu suka keramaian, dan hemat energi. Mottonya, "jika tidak perlu dikerjakan jangan dikerjakan, jika harus dikerjakan kerjakan dengan cepat." Mayaka yang berteman sejak SD hingga saat itu kelas satu SMA memanggil Oreki dengan sebutan 'siput' karena melihat Oreki yang tampak pemalas dan jarang terlibat sosial.

    Dengan penokohan Oreki yang serba gelap dan kalem itulah ia menjadi orang yang memperhatikan lingkungan sekitarnya dan banyak berbisik pada pikirannya sendiri. Disinilah menarik kedua dari novel ini. Jika dihitung, akan lebih banyak Oreki berbicara pada pikiranya sendiri daripada bicara secara langsung pada orang lain. Sangat bagus novel ini dibaca bagi mereka yang sedang belajar menulis cerita.

  • Genre Misteri
    Kamu pernah baca novel Sherlock Holmes? Novel misteri yang melegenda hingga hari ini. Ditulis oleh  Conan Doyle. Salah satu tokoh yang dikagumi oleh Conan Edogawa. Ada banyak novel misteri yang telah terkenal sejak dulu hingga kini. Semuanya masih renyah untuk dinikmati. Sherlock Holmes adalah detektif terkenal yang memecahkan berbagai misteri sulit dan kasus kriminal di Inggris. Juga ada Aghata Cristie yang memuat banyak novel misteri kriminal. Terakhir anime Detekfif Conan. Ketiga nama yang disebutkan di atas memiliki kasus yang amat berat, cendrung mengerikan. Bagi kebanyakan orang cerita Detekfif Conan rumit untuk dipahmi, dan lebih menikmati aksi heroik diakhir cerita saat menangkap pelaku kejahatan. Sedangkan Hyouka juga novel misteri namun dengan kasus yang sederhana. Kasusunya hanyalah kasus keseharian di sekolah. Seperti menemukan pencuri, hantu, terkunci di gudang dan lainnya. Penulisnya ahli mengemas cerita dengan bahasa yang sangat ringan hingga mudah dipahami. Dialog antar tokoh acap membuat pembaca tertawa. Apalagi saat Oreki berbisik pada pikirannya sendiri mengomentari orang-orang disekitarnya.

  • Tembus menjadi serial anime
    Sebenarnya tak seluruh anime berasal dari komik (manga). Seperti anime SAO juga diadaptasi dari novel. Alur cerita yang bagus, menampilkan sosok tokoh yang berbeda, sebab itulah Hyouka diangkat menjadi serial anime. Tentu animenya tak kalah keren dengan novelnya. Alangkah baiknya jika terlebih dahulu kita membaca novelnya setelah itu nonton animenya. Seperti biasa banyak hal yang terpotong saat novel diadabtasikan menjadi sebuah film, dan banyak hal yang tak dijelaskan.

  • Menjadi pribadi yang santai
    Ditengah kehidupan yang memaksa setiap orang untuk berlomba menjadi nomor satu. Oreki tampil sebagai manusia yang selalu tidak mencolok, mungkin anti. Mengajarkan kita manusia hari ini untuk tidak perlu tampil nomor satu. Menjadi nomor dua atau bahkan yang terakhir bukanlah pekara akhir zaman. Tidak berlomba dengan kehidupan, menikmati kehidupan dengan penuh rasa syukur dan santai. Tidak memaksa diri melakukan hal yang sulit. Dan konsisten dengan satu titik.

    Menjadi penyelesai masalah problem solver bukan tromble maker pembuat masalah. Tampil saat diminta dan tidak terlalu berambisi. Sangat unik tokoh Oreki ini. Ia tidak sibuk seperti lingkungannya yang sibuk tapi hanya sibuk memperhatikan orang yang sedang sibuk.

    Terakhir 4 series novel ini bisa dibaca dari series manapun. Penulis tetap memberikan penjelasan atas setiap tokoh pada setiap series.  
    Untuk pembelian 4 series novel ini bisa di toko buku terdekat atau melalu aplikasi jual beli online.

    Salam Peminat Novel  

sumber: www.sakuraindex.jp
sumber: www.sakuraindex.jp

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x