Mohon tunggu...
Zia Mukhlis
Zia Mukhlis Mohon Tunggu... Jurnalis - Pemerhati Pendidikan dan Sosial Budaya

Jurnalis Lepas

Selanjutnya

Tutup

Lyfe

Fakta Unik Novel Hyouka

1 April 2020   08:57 Diperbarui: 1 April 2020   08:50 10345 1 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: my.carousell.com

Hai para peminat novel

Sudah pernah membaca novel Hyouka. Novel ini adalah novel terjemahan bahasa Jepang yang dikarang oleh Yoneza Honobu. Novel ini menjadi menarik karena jalan ceritanya sangat unik dan telah diangkat menjadi serial anime. 

Novel ini mengisahkan tentang kehidupan remaja sekolah yang tidak suka terlihat mencolok dan menghindari banyak mengeluarkan energi namun bisa menyelesaikan banyak kasus misteri, lucu bukan? Terlihat seperti orang malas alias mager tapi  memiliki kemampuan analisa yang sangat tajam, namanya Oreki Houtaro.

Dalam dunia per-anime-an mengangkat sebuat manga (komik) menjadi serial anime amatlah sulit. Ilustrasi sulitnya bisa dinikmati pada anime berjudul Bakuman. 

Disana digambarkan secara detail bagaimana proses perjuangan para pembuat komik menciptakan karya, lalu mengajukan karya untuk diterbitkan, jika jumlah penerbiatan atau lakunya sampai nominal tertentu baru komik tersebut bisa difilmkan menjadi anime. 

Jadi tak setiap komik itu bisa difilmkan menjadi anime. Hanya komik-komik yang populer dan layak saja yang bisa di jadikan anime. Nah, lalu bagaimana dengan Hyouka. Bukankah Hyouka tidak termasuk komik melainkan novel. Yap, benar sekali! di bawah akan kita ulas lebih dalam.

Hyouka adalah novel yang memiliki 4 series atau istilah hari ini adalah tirtalogi. Series pertamanya berjudul Hyouka. Series selanjutnya berjudul Credit Rool Of The Fool, The Kudryavka Sequence, dan The Doll That Took A Detour. Aslinya berbahasa Jepang lalu dialih bahasakan ke bahasa Inggris (judulnya saja, isinya bahasa Indonesia). Namun yang buming pertama adalah Hyouka. Dan series selanjutnya adalah lanjutan dari series pertama.

Adapun fakta unik novel Hyouka,

  • Alur Cerita
    4 series novel Hyouka masing-masing memiliki alur cerita yang unik. Jika ditanya novel Hyouka ini masuk genre apa? Jawabannya adalah misteri. Sebab semua konflik yang terjadi bercerita tentang sebuah misteri yang harus dipecahkan.

    Pada series pertama Hyouka. Yang menjadi sorotan disini adalah tokoh utamanya Oreki. Dimana Oreki menunjukkan keahliannya memecahkan misteri salah satu keluarga teman satu clubnya yaitu Chitanda Eru. Sedangkan pada series kedua, Oreki malah mendapatkan masalah karena keahliannya dalam memecahkan misteri hingga ia menyesal karena menggunakan keahliannya. Pada series ke tiga lebih unuk lagi. Dimana penulis Yonezawa Honobu menjadikan setiap tokoh sebagai sorotan. Ada 4 tokoh yang menonjol pada novel Hyouka, Oreki, Chitanda, Fukube, dan Mayaka. Penulis menjadikan semuanya menjadi sorotan. Dan diakhir cerita penulis bertanya kepada pembaca, jadi siapa tokoh utama pada series ketiga ini? Jawabannya bukan 4 orang diatas (silahkan dibaca). Lalu series terakhir berbeda dengan 3 series sebelumnya. Jika series sebelumnya hanya bercerita tentang satu tema maka pada series terakhir bercerita banyak tema. Setiap tokoh diuji dengan konflik yang berbeda. Hingga menampilkan sisi lain pada masing-masing tokoh. Sangat bagus untuk dinikmati.

  • Tokoh-tokoh dalam cerita
    Seperti yang telah disinggung diatas. Pada novel ini ada 4 tokoh yang selalu bersama. Pertama Oreki, Chitanda, Fukube, dan Mayaka. Mereka berada pada satu club yang sama yaitu Club Sastra Klasik. Masing-masing tokoh memiliki watak yang kontras. Termasuk Oreki yang teramat berbeda dengan 3 temannya yang lain. Jika 3 temannya yang lain berwarna cerah, maka Oreki berwarna gelap.  Inilah yang menjadi pembeda antara Hyouka dengan novel-novel kebanyakan, pemilihan tokoh utamanya yang menarik.

    Oreki menjadi tokoh yang sangat menarik dan berbeda dengan kebanyak tokoh novel. Jika kebanyakan tokoh pada novel adalah tokoh yang populer, brilian, nomor satu, unggul banyak hal, berprestasi, dan tampil mencolok, maka Oreki adalah kebalikan dari semua itu. Dia bukan juga orang bodoh yang berusaha mati-matian hingga menjadi hebat. Jauh dari itu Oreki adalah sosok pendiam, kalem, tidak terlalu suka keramaian, dan hemat energi. Mottonya, "jika tidak perlu dikerjakan jangan dikerjakan, jika harus dikerjakan kerjakan dengan cepat." Mayaka yang berteman sejak SD hingga saat itu kelas satu SMA memanggil Oreki dengan sebutan 'siput' karena melihat Oreki yang tampak pemalas dan jarang terlibat sosial.

    HALAMAN :
    1. 1
    2. 2
    Mohon tunggu...

    Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
    Lihat Lyfe Selengkapnya
    Beri Komentar
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

    Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan