Mohon tunggu...
ZAIS MUBAROK
ZAIS MUBAROK Mohon Tunggu... Guru - Mengajar menjadi Guru

Aktif dalam menulis artikel pendidikan, politik serta sosial

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Perbedaan Filsafat Pendidikan Islam dengan Filsafat Pendidikan Barat

1 Februari 2023   05:30 Diperbarui: 1 Februari 2023   05:32 1064
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Filsafat. Sumber ilustrasi: PEXELS/Wirestock

Apa perbedaan Filsafat Pendidikan Islam dengan Filsafat Pendidikan Barat ?

Filsafat pendidikan Barat, ilmu tidaklah muncul dari pandangan hidup agama tertentu dan pendidikan barat diklaim sebagai sesuatu yang bebas nilai, yang dimaksud bebas nilai pada pendidikan Barat adalah bebas dari nilainilai-nilai keagamaan dan ketuhanan. Ilmu dalam peradaban Barat tidak dibangun di atas wahyu dan kepercayaan agama akan tetapi dibangun di atas tradisi budaya yang diperkuat dengan spekulasi filosofis yang memusatkan manusia sebagai makhluk rasional. Imbas ilmu pengetahuan (serta nilai-nilai etika dan moral) yang diatur oleh rasio manusia yang secara terus menerus berubah.

Setidaknya ada lima faktor yang melandasi budaya dan peradaban Barat, yaitu: 

(1) Menggunakan akal untuk segala kehidupan manusia, 

(2) sikap dualitas terhadap realitas dan kebenaran, 

(3) aspek pandangan hidup secular, 


(4) menggunakan doktrin humanisme; dan 

(5) drama dan tragedi sebagai unsur-unsur yang dominan dalam fitrah dan eksistensi kemanusiaan. Kelima faktor tersebut amat berpengaruh dalam pola pikir para ilmuwan Barat sehingga membentuk pola pendidikan yang ada di Barat. 

Adapun ilmu yang dikembangkan dalam pendidikan Barat adalah falsafah dibentuk dari sebagai acuan pemikiran mereka, yang akan memunculkan dalam pemikiran yang bercirikan materialisme, idealisme, sekularisme, dan rasionalisme. Pemikiran ini dapat mempengaruhi konsep, penafsiran, dan makna ilmu itu sendiri. Ren Descartes misalnya, seorang tokoh filsafat Barat asal Perancis telah menjadikan rasio sebagai satu-satunya kriteria dalam mengukur sebuah kebenaran.

 Selain itu para filosof lainnya seperti John Locke yang beranggapan bahwa tubuh yang sehat dapat membetuk akal yang sehat, senada dengn John Locke Immanuel Kant, Martin Heidegger, Gadammer, Betti, dan lainnya juga menekankan rasio dan panca indera sebagai sumber ilmu mereka, sehingga melahirkan berbagai macam faham dan pemikiran seperti empirisme, humanisme, kapitalisme, relatifisme, eksistensialisme, atheisme, dan lainnya, yang ikut mempengaruhi berbagai disiplin keilmuan, seperti dalam filsafat, sosiologi, politik, psikologi, sains, ekonomi, dan lainnya.

Menurut Azyumardi Azra, ada beberapa karakteristik pendidikan Islam yang membuat perbandingan filsafat pendidikan Islam dengan Barat, yaitu: 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Filsafat Selengkapnya
Lihat Filsafat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun