Yonathan Christanto
Yonathan Christanto karyawan swasta

Movie Enthusiast

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

"One Cut of The Dead", Sajian Horor dan Komedi Satir yang Menggigit

4 Desember 2018   15:18 Diperbarui: 5 Desember 2018   17:11 1051 10 6
"One Cut of The Dead", Sajian Horor dan Komedi Satir yang Menggigit
Horrorfuel.com

Sejak kemunculan zombi atau mayat hidup pertama kalinya dalam film Night of the Living Dead garapan sutradara George A.Romero di tahun 1968 silam, sudah tak terhitung lagi jumlah film zombi yang muncul menghiasi layar bioskop dengan berbagai temanya. 

Ada yang tetap mempertahankan unsur horor semisal pada film 40 Days of Night atau World War Z. Kemudian ditambahi bumbu aksi yang memukau semisal pada seri Resident Evil dan Overlord. Hingga Ditambahi unsur drama kemanusiaan seperti pada film I Am Legend, Cargo hingga serial tv The Walking Dead.

Terlalu banyaknya film zombi itu jugalah yang membuat kita sebenarnya cukup bosan terhadap film bertema zombi. Meskipun kemudian ada film zombi yang ditambahi unsur komedi cerdas semisal pada film Shaun of the Dead dan Zombieland, namun nampaknya belum cukup untuk menghadirkan sebuah kisah zombi yang baru, unik dan segar.

One Cut of the Dead yang merupakan film Jepang dengan menyertakan zombi sebagai unsur utama kisahnya, kemudian menawarkan sebuah film komedi satire yang cukup cerdas dengan ide cerita yang orisinil. 

Sebenarnya gegap gempitanya film ini di berbagai festival film dunia sudah saya dengar sejak beberapa bulan lalu karena diberikan rating positif oleh media asing semacam Variety dan Hollywood Reporter. Pun film ini mendapatkan predikat juara di 4 gelaran festival film dunia yaitu Austin Fantastic Fest, Fantaspoa Fantastic Film Festival, MotelX Film Festival dan Yubari International Fantastic Film Festival.

Hanya saja twit dari Joko Anwar yang membahas film ini serta menginformasikan bahwa film ini ditayangkan juga di Indonesia, semakin menambah keinginan saya untuk menyaksikan film ini. Kapan lagi bisa menyaksikan film festival seperti ini ditayangkan di bioskop reguler bukan?

Untuk itulah, akan saya bahas film unik yang tempo hari saya saksikan pada tulisan kali ini. Hanya saja cukup mustahil membahas film ini tanpa spoiler. Jadi bagi yang tidak mau menanggung risiko spoiler, bisa berhenti membaca hingga sinopsis saja. Let's go!

Sinopsis

Variety.com
Variety.com
Adalah Higurashi( Takayuki Hamatsu)yang merupakan sutradara film indie, ingin membuat sebuah film zombi yang berbeda dari biasanya dengan judul One Cut of the Dead. Namun di tengah syuting, dia terkendala dengan para aktor dan aktrisnya yang nampak tidak meyakinkan untuk diajak bekerja sama.

Masalah baru kemudian muncul. Di lokasi yang berupa tempat pengolahan air zaman Perang Dunia II tersebut, muncul serbuan zombi asli yang mengancam segenap aktor dan kru film tersebut. Apa yang terjadi 37 menit kemudian dalam rekaman single take, menjadi jawaban akan semua hal aneh yang terjadi sejak awal.

Kualitas Film yang Melebihi Budgetnya

Creativetourist.com
Creativetourist.com
Dikutip dari laman businessinsider.com, film berbiaya 27,000 USD atau setara dengan 370 juta-an Rupiah ini berhasil memperoleh pendapatan sebesar 7,2 Juta USD atau sekitar 100 milyar Rupiah atau 250 kali angka budgetnya. Itu pun hanya dengan penayangan di Jepang saja. Jumlah itu tentu bakal terus meningkat seiring meluasnya negara yang akan menayangkan film tersebut di akhir tahun ini.

Tak hanya pendapatannya yang berhasil melebihi budgetnya, kualitas film ini pun sejatinya melewati ongkos pembuatannya. Bagaimana tidak, selain suguhan kisah yang segar, kita pun seakan disuguhi 3 film berbeda dalam satu film ini. Munculnya film dalam film atau biasa disebut dengan movieception, berhasil membuat setiap penonton terkecoh akan akhir kisahnya. Kekuatan cerita film ini benar-benar membuat lupa desain zombi yang apa adanya itu.

Sutradara dan Aktor Debutan

Indiewire.com
Indiewire.com
Yang membuat film ini tambah luar biasa adalah fakta bahwa sutradara serta deretan aktor film ini merupakan debutan. One Cut of the Dead merupakan debut sutradara Shinichiro Ueda yang biasanya membesut film pendek. 

Pun merujuk data milik iMdb.com, nama-nama aktor semisal Takayuki Hamatsu, Yuzuki Akiyama serta Harumi Shuhama tidak memiliki database film lain. Namun begitu, semua aktor dan aktris di film ini mampu berperan dengan maksimal dan menguatkan cerita di film ini.

Lebih dari Sekedar Film Zombi

Hollywoodreporter.com
Hollywoodreporter.com
Bila mengatakan film ini merupakan film zombi, tentu tidak benar. Namun jika mengatakan film ini bukan film zombi pun juga salah. Hal tersebut karena film ini memang menggunakan zombi sebagai latarnya namun dengan kisah yang lebih kaya dari sekedar film zombie survival ala Hollywood.

Pada 37 menit pertama film ini benar-benar diproses dengan kamera handheld layaknya syuting acara reality show dan diproses dalam satu single take atau pengambilan gambar tunggal secara terus menerus tanpa cut. Bahkan teknik single take tanpa editan CGI ini melebihi film Touch of Evil nya Orson Welles yang melakukan teknik single take selama 11 menit. 

Di fase 37 menit single take ini, unsur horor diutamakan karena menampilkan banyak darah dan adegan kekerasan lainnya. Namun setelah adegan penutup film tersebut muncul, tombol reset seakan ditekan dan membawa kita ke cerita 1 bulan sebelum film horror murahan tersebut diproduksi hingga ke proses syutingnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2