yanti ningrum
yanti ningrum Freelancer

Suka dengan hal yang yang berbau bisnis.

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Sedikit Cerita Saya dengan Forex

20 April 2019   11:26 Diperbarui: 20 April 2019   11:53 88 0 0

Tahun 2012 saya baru kenal forex dari mencari tahu di internet tentang investasi apa yang bagus. Dari pencarian saya itu, saya mencoba-coba secara otodidak di akun demo. Untuk pertama kalinya, saya hanya mau untuk membuka posisi BUY atau SELLL tanpa menggunakan indikator atau pengamatan apapun. Yah, bisa dibilang menurut intuisi saja. Jika intuisi saya mengatakan BUY maka saya akan BUY, jika SELL maka saya akan SELL.

Hasilnya, transaksi saya akan bisa menghasilkan profit besar namun juga bisa menghasilkan loss besar. Karena tidak memakai SL atau TP, sehingga 1 transaksi saya bisa seperti itu, extreme lah.. pokoknya J.

Dari situ membawa perasaan saya kadang senang dan merasa saya bisa bermain forex, tapi ketika loss saya merasa jika saya tidak cocok dengan forex.

Namun saya menguatkan perasaan saya jika saya baru awal saja belajar forex, sehingga saya tidak boleh puas diri untuk bisa buka posisi dan close posisi saja.

Setelah saya mencoba mempelajari bagaimana menghasilkan profit di forex. Saya mencoba mempelajari indikator dan membaca-baca strategi milik orang lain. Namun belum sempat mencobanya, saya kehilangan waktu untuk forex karna kesibukan yang lain. Akhirnya saya menunda beberapa saat, sehingga saya mulai lupa lagi dengan pelajaran saya tentang indikator dan strategi orang lain tersebut.

Tapi karena saya penasaran, saya berniat membuka akun real di salah satu broker lokal, namun ternyata dana minimal yang harus di setor adalah $500, padalah saya ingin coba deposit dengan dana $100 dulu, jadi saya cari-cari lagi broker yang mau untuk menerima dana $100 diawal atau setidaknya tidak ada syarat minimal deposit.

Ketemulah saya beberapa pilihan broker yang tidak ada minimalnya yaitu di ecnpro.site, fxmaxasia.com, interbankpro, Gainscope.online dan CMG Axi.

Dari pilihan tersebut, saya menanyyakan syarat-syarat apa saja yang diperlukan untuk mendaftar akun realnya. Ternyata yang paling gampang saya penuhi adalah syarat verifikasi dokumen di Gainscope, yaitu 2 dokumen identitas yang nama dan alamatnya saya seperti pada pendaftaran, juga masih dalam masa berlaku, itu saja. Jadi saya mengirimkan KTP dan Buku tabungan, karna SIM saya belum punya..bukannya tidak bisa menyetir, namun belum mengurus SIM saja J.

Lama proses verifikasi sekitar 1-3 hari kerja katana, namun tidak sampai 3 hari, bahkan satu hari saja, akun real saya sudah bisa digunakan untuk deposit. Yuhuu..seneng banget !!..  rasanya saya sudah seperti pebisnis sungguhan.

Depositlah saya menggunakan wire transfer, karna broker adalah broker luar negeri jadi untuk deposit menggunakan transfer valas ke luar negri. Saya kira, saya harus membuka rekaning dollar untuk depositnya, ternyata gak perlu. Dengan rekening yang saya punyai ini, yaitu rekening rupiah saja, sudah bisa untuk deposit ke broker luar negeri. Karena nantinya,, dana yang saya depositkan itu tadi akan dikonfersikan ke US dollar oleh pihak bank.

Menunggu sekitar 1-2 hari kerja,, dana saya sudah masuk ke akun trading. Saya langsung dengan penasaran membuka posisi dan menunggunya. Chart naik turun dan terkadang berhenti sejenak, membuat perasaan hati saya berdebar-debar dan berharap akan menghasilkan keuntungan.

Karena ternyata loss, dan saya tidak sanggup lagi melihat chart itu terus, maka saya putuskan untuk memasang SL agar loss saya tidak berkepanjangan. Kemudian saya tinggal tidur.Paginya ketika saya bangun, saya penasaran dengan transaksi saya dan membuka MT4, kemudian saya tertawa sendiri, karna terntara transaksi saya loss dan kena SL. Yaelah..tak segampang yang saya pikir.

OK, hari berikutnya saya coba membaca berita dan melihat pergerakan chart. Saya pasang lagi posisi transaksi dengan hasil membaca berita dan pergerakan chart tersebut. Kemudian saya pasang TP dan Slnya, setidaknya apabila nantinya profit dan saya tidak berharap banyak, maka bisa terkena TP dan menghasilkan profit, walaupun tidak sebanyak jika saya tidak pasang TP.

Besoknya... saya lihat lagi transaksi saya dan tidak tersentuh Tpnya, malah Slnya yang kena.. Hmm..  "gimana sih ini, koq loss terus ya" saya bergumam sendiri.

Malas dengan kekalahan, saya rehat sejenak dan tidak melanjutkan trading saya.

Setelah lama saya tidak berhubungan dengan forex, saya bertemu dengan teman saya yang kebetulan seorang trader dan sudah menggeluti lebih dalam dari saya. Saya mulai tanya-tanya ke dia tentang forex dan strateginya dia, dan lumayanlah.. dengan carra yang dia pakai, setidaknya dapat profit sedikit-sedikit, karna teman saya ini menggunakan strategi scalper, jadi ya harus telaten di depan komputer dan mengambil sedikit demi sedikit keuntungan dari forex.

Namun inipun tidak bertahan lama. Karna saya tidak setelaten itu, terkadang saya langgar sistem teman saya itu, saya pasang posisi dengan SL dan TP yang besar, dan alhasil transaksi saya loss dan hasil profit saya juga berkurang.

Ok deh, saya coba pakai strategi teman saya lagi, yaitu dengan scalping, dan kembali dengan profit keci-kecil.

Karakter orang juga mempengaruhi hasil profit, karna teman saya yang mempunyai karakter sabar dan telaten, maka hasil yang di dapat lebih besar dibandingkan saya. Kalau saya tidak sabaran, saya cenderung pokoknya ada profit, saya close saja biar gak keburu loss.

Keinginan untuk mempunyai profit yang lebih besar, saya coba cari-cari robot scalper yang bagus. Tapi saya takut ketika saya sudah menginvestasikan dana agak besar di forex namun hasilnya tidak bagus dan scenario paling parah adalah saya tertipu dengan robot yang saya beli.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2