Mohon tunggu...
Yana Haudy
Yana Haudy Mohon Tunggu... Lainnya - .

.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cerpen: Status WhatsApp Sidiq

4 September 2021   15:24 Diperbarui: 4 September 2021   15:27 487 45 9
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Cerpen:  Status WhatsApp Sidiq
Ilustrasi: health.clevelandclinic.org

June membaca ulang percakapan WhatsApp sejam lalu antara dirinya dengan Sidiq. Tiada kalimat buaian, apalagi rayuan, June menginginkannya setengah mati-tapi  semua hanya tentang pekerjaan.

Mereka satu ruangan walaupun berbeda divisi. Itu sebab interaksinya dengan Sidiq di kantor melulu soal pekerjaan. Sayang, harapan June supaya percakapan di WhatsApp dengan Sidiq lebih pribadi, tidak terkabul.

June menutup jendela percakapan Sidiq karena pesan dari Jeni, yang mengonfirmasi kehadirannya ke galeri, masuk ke WhatsApp.

Konfirmasi itu dijawab June dengan huruf o dan k.

Besok aku ajak adikku juga. Biar dia lihat dunia di luar kampusnya, tulis Jeni di WhatsApp.

Dia mau? Ketik June.

Harus mau. Besok Sabtu mumpung dia libur. Kalau tidak, dia bakal bertelur di kampus saking semua waktunya habis di sana, balas Jeni.

June membalas dengan huruf o dan k lagi karena sesungguhnya bukan pesan dari Jeni yang dia harapkan. Toh kunjungan ke pameran di galeri sudah jauh-jauh hari mereka rencanakan, jadi tidak perlu konfirmasi lagi.

Selepas berbalas pesan dengan Jeni, June membaca ulang sekali lagi percakapannya dengan Sidiq. Ternyata Sidiq sedang online!

June sigap mengetik. Belum tidur?

Ditunggunya sedetik, dua detik, lima detik. Sidiq masih online, tapi belum membalas pesannya. Centangnya belum biru, yang artinya Sidiq sedang bercakap dengan orang lain.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan