Hukum

Tikus KW

10 Juni 2018   07:07 Diperbarui: 11 Juni 2018   08:59 371 5 2
Tikus KW
Tikus KW, sumber metrotimes.news

Tikus keparat itu menggigit sepatuku. Mengapa dia tega menggigit sepatu bututku? Hanya itu sepatuku yang tersisa dan satu-satunya. Tetapi aku tidak sendirian saja yang mendapat musibah. Lihatlah didepan sana, tikus-tikus itu menggigit sendal, bahkan celana yang ada dijemuran.

Keterlaluan! Sudah terlalu banyak tikus-tikus berkeliaran dan akan semakin bertambah saja. Mereka akan beranak pinak tanpa henti. Tikus-tikus itu kini semakin agresif saja. Mereka tidak lagi bermain-main ditepi got yang kotor. Mereka tidak lagi mencari remah-remah makanan yang terbuang. Mereka kini bahkan mulai mencuri makanan yang berada di atas meja makan itu lengkap dengan tudung sajinya!

Sekarang tikus-tikus itu semakin tidak tahu malu saja. Mereka kini berada di supermarket. Mereka kemudian menukar uang kembalian receh dengan permen jelek. Tidak ada yang protes karena takut digigit tikus tersebut. Sebagian konsumen mencoba memakluminya karena menganggap sekedar uang receh saja...

Tikus-tikus itu ada juga di kantor kelurahan. Mereka menjual blangko KTP gratis dengan jumlah uang tertentu, tergantung warna kulit dan tempat tinggal sipemilik KTP tersebut. Sekarang tikus semakin mewabah dan dimana-mana tempat selalu saja ada tikus-tikus yang berkeliaran. Mulai dari Kelurahan, rumah ibadah, sampai di tempat terhormat Perwakilan Rakyat di Senayan sana...

Tapi jangan salah kaprah! Tikus-tikus yang ini bukan tikus beneran... Mereka itu tikus KW yang jauh lebih rakus daripada tikus yang ori! Tikus asli tetaplah menjadi tikus got yang marjinal, yang sering ditimpuk kalau kelihatan bergoyang dangdut di tepi got.

Tikus got tidak boleh kelihatan, karena mereka itu akan mempermalukan tikus KW. Tikus got mencari makanan sesuai dengan ukuran perutnya. Sedangkan tikus KW sangat rakus, sehingga mampu menelan makanan seratus kali lipat ukuran tubuhnya. Dan hebatnya lagi, ukuran tubuhnya tetap saja seperti ukuran semula...

Tikus got kalau melahap makanan lebih dari kemampuan perutnya, maka hal itu akan menyebabkan kematian bagi dirinya. Sebaliknya dengan tikus KW, dia akan terus menggigit dan menelan makanannya siang-malam tanpa henti. Namun hal itu justru membuatnya semakin kuat dan jahat.

Tikus got selalu telanjang untuk memperlihatkan perutnya. Semua orang tahu berapa banyak yang dimakannya, karena hal itu akan terlihat dari besaran perut yang telanjang itu.

Tikus KW tidak berani "telanjang," karena akan kelihatan isi perutnya! Isi perutnya itu lebih dari cukup untuk mengenyangkan sejuta perut kaum proletar yang tinggal berbagi tempat dengan tikus-tikus got tersebut.

***

Hari-hari ini dunia semakin menggila. Tikus-tikus KW semakin digemari dan dipuja. Kepopuleran Tikus-tikus itu bahkan melebihi artis-artis Hollywood atau Tokoh Agama. Beribu-ribu orang mengantri setiap hari, memohon agar bisa menjadi "tikus KW" karena mengejar hedonisme, kemaksiatan dan kekuasaan.

Kini hampir setiap hari terdengar aparat anti rasuah menangkap para tikus, termasuk juga para tikus berhidung belang. Namun semuanya itu tidak mengurangi hasrat tak terhankan dari orang-orang yang ingin mengubah dirinya menjadi "tikus KW!"

Namun tak banyak yang tahu. Ketika seseorang itu bertransformasi menjadi "seekor tikus," maka dia juga akan kehilangan rasa malunya. Lihat saja ketika para tikus itu ditangkap, lalu dikenakan baju oranye. Mereka itu masih bisa tersenyum tanpa rasa malu. Sebagian malah tertawa lucu...

Ketika "rasa lapar" yang tak tertahankan dari tikus-tikus itu dibiarkan terus-menerus tanpa terkendali, itu akan membuat bumerang bagi semua ekosistim di bumi ini. Tikus-tikus itu akan terus menggigit dan menggigit... Ketika tidak ada lagi yang digigit, maka mereka pun akan saling menggigit. 

Kegilaan ini harus dihentikan teman, karena kita juga turut bertanggung jawab atas terjadinya kegilaan diatas tersebut.  Ayo teman, jangan lagi memuja dan menggemari tikus-tikus tersebut, Jangan pernah mau menjadi tikus lagi. Ayo kita timpukin tikus-tikus itu. Mari kita bersama-sama memberantas tikus-tikus laknat itu!