Mohon tunggu...
Wikan Widyastari
Wikan Widyastari Mohon Tunggu... A proud mom of 3

Ibu biasa yang bangga dengan 3 anaknya. Suka membaca, menulis,nonton film, berkebun.

Selanjutnya

Tutup

Finansial

Kiat Ibu Rumah Tangga Bertahan di Era Pandemi

29 Oktober 2020   05:29 Diperbarui: 29 Oktober 2020   05:34 29 2 0 Mohon Tunggu...

Masa pandemi, tak pelak menimbulkan dampak ekonomi yang luar biasa bagi hampir semua orang. Meski justru ada bisnis yang booming di masa ini. Sebagai ibu rumah tangga, yang mungkin kena dampak karena penghasilan suami menurun, atau bahkan mungkin kehilangan pekerjaan, sementara kebutuhan keluarga tak berkurang, malah bertambah, sudah selayaknya mulai menyingisngkan lengan baju dan berusaha untuk menegakkan ekonomi rumah tangga. 

Mungkin sebagian diantara kita, yang belum terbiasa akan kebingungan, apa yang harus dilakukan untuk bisa menghasilkan uang? Mau usaha apa, sedangkan modal sama sekali nggak punya? Saya melihat bahwa kebingungan ini menimpa begitu banyak ibu rumah tangga. Sehingga pertengkaran dengan suami  meningkat, kekerasan dalam rumah tangga meningkat drastis dan makin banyak ibu rumah tangga yang stress dengan situasi ini.

Jika kita mengalami hal ini, maka yang pertama-tama kita lakukan adalah mengelola emosi kita. Kemarahan, frustrasi, tak akan mengubah keadaan. Justru akan memperburuk keadaan.  Jika emosi bisa kelola dengan baik, dan kita tetap tenang, maka kita bisa berpikir dengan jernih mulai membuat encan-rencana agar bisa bertahan melewati masa pandemi ini dengan sukses.

Berikut tips agar keuangan keluarga tak makin boncos karena kehilangan pekerjaan atau mengalami penurunan penghasilan :

1. Kurangi semua pembelian hanya membeli kebutuhan pokok saja. Kebutuhan sekunder apalagi tersier coret dari daftar.

2. Berhenti berlangganan atau menurunkan paket langganan seminimal mungkin. Misal kita berlangganan paket internet dan TV kabel dari dengan harga 600rb sebulan, maka turunkan sampai ke paket yang paling rendah.

3. Kurangi penggunaan listrik di rumah. Matikan semua lampu yang tidak perlu dan nyalakan hanya yang memang diperlukan saja.

4. Coba cek apakah di rumah terlalu banyak kendaraan yang akan membuat pengeluaran untuk pajak menjadi tinggi? Jual kendaraan yang tidak dibutuhkan. Tabung sebagian uangnya dan gunakan sebagian lainnya untuk modal berusaha. 

5. Mulai memasak sendiri makanan untuk keluarga dan berhenti beli makanan di luar. Dengan memasak sendiri, kita bisa berhemat banyak. Apalagi harga sayur sedang mengalami penurunan yang signifikant. Menyiapkan makanan sehat dan murah untuk keluarga akan lebih baik.

6. Mulai berkebun, menanam sayuran di rumah. Sekarang ini mudah mendapt bibit sayur dengan harga yang murah dan mudah merawatnya.

7. Ajak anak-anak untuk membersihkkan sendiri rumah sehingga tak perlu membayar pembantu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN