Mohon tunggu...
Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Mohon Tunggu... Guru - Guru Blogger Indonesia

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Tebar Hikmah Ramadan

Camar Omjay Hari Kedua Puasa

4 April 2022   21:16 Diperbarui: 4 April 2022   21:25 1200 16 14
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Ceramah Ramadhan malam ini bagus sekali. Ustadz Sabiq menyampaikan pesan agar kita menjauhi kekafiran dan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Puasa mendekatkaan diri kita kepada penguasa alam semesta.

Catatan malam Ramadan atau camar hari kedua puasa ini saya tidak akan panjang-panjang menuliskan. Semoga selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan kita lebih menghargai waktu dan pandai mengelola waktu dengan Baik.

Dokpri              
            googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-712092287234656005-411');});
Dokpri googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-712092287234656005-411');});

Waktu terus berputar dari pagi hingga malam hari. Siapa yang pandai dalam mengelola waktu, maka dia akan terpilih menjadi pemenang. Manfaatkan waktu yang ada untuk menjadi orang yang produktif dan menghasilkan karya nyata.

Dokpri   
(function(d,a,b,l,e,_) {
if(d[b]&&d[b].q)return;d[b]=function(){(d[b].q=d[b].q||[]).push(arguments)};e=a.createElement(l);
e.async=1;e.charset='utf-8';e.src='//static.dable.io/dist/plugin.min.js';
_=a.getElementsByTagName(l)[0];_.parentNode.insertBefore(e,_);
})(window,document,'dable','script');
dable('setService', 'kompasiana.com');
dable('sendLogOnce');
dable('renderWidget', 'dablewidget_370Kq2ox');
Dokpri (function(d,a,b,l,e,_) { if(d[b]&&d[b].q)return;d[b]=function(){(d[b].q=d[b].q||[]).push(arguments)};e=a.createElement(l); e.async=1;e.charset='utf-8';e.src='//static.dable.io/dist/plugin.min.js'; _=a.getElementsByTagName(l)[0];_.parentNode.insertBefore(e,_); })(window,document,'dable','script'); dable('setService', 'kompasiana.com'); dable('sendLogOnce'); dable('renderWidget', 'dablewidget_370Kq2ox');

Pernahkah Anda mengamati bagaimana sebuah jam bergerak? Apakah setiap detik dia berhenti? Kalau berhenti itu tandanya baterai jam habis dan harus segera diganti dengan yang baru.

Begitu juga dengan manusia. Kita harus memperbaiki diri dan melakukan instrospeksi diri selama bulan Ramadhan. Supaya kita mencapai derajat takwa. Terus belajar kepada ahlinya. Kosongkan gelas kita agar dapat terisi ilmu baru.

Langkah langkah yang harus dilakukan adalah mulailah memperbaiki diri dari hal yang kecil. Misalnya sholat 5 waktu tepat waktu. Disiplin dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Jangan ditunda-tunda dan segera dikerjakan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Tebar Hikmah Ramadan Selengkapnya
Lihat Tebar Hikmah Ramadan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan