Mohon tunggu...
Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Mohon Tunggu... Guru Blogger Indonesia

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". Hp. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Nasi Goreng dan Tongseng Bumen Jaya, Pejompongan

12 Agustus 2010   18:23 Diperbarui: 26 Juni 2015   14:05 511 0 0 Mohon Tunggu...

Sepulang dari hotel Century Senayan kemarin malam, saya diajak oleh pak Dedi Dwitagama untuk mampir di tempat mangkalnya dulu ketika menjadi mahasiswa. saya diajaknya untuk buka puasa bersama. Kebetulan, perut memang masih terasa lapar, karena sewaktu buka tadi cuma makan bakso, dan buah doang. Bagi saya yang orang Indonesia Asli, kalau enggak ketemu nasi ya gak nendang lah.  Hehehehe. Walhasil, ketika pulang dari hotel century itu, perut serasa lapar benar.

 

Maka segeralah kami meluncur menuju jalan pejompongan raya. Di sana sudah banyak sekali mobil bagus parkir untuk singgah di sebuah tempat rumah makan yang bernama BUMEN JAYA.

Terus terang, saya baru kali itu singgah di rumah makan ini, dan membuat saya semakin penasaran dengan berbagai hidangan yang ditawarkan di rumah makan yang banyak sekali pengunjungnya itu. Kalau melihat pesanan orang-orang, ada dua menu masakan favorit yang sering dipesan oleh para tamu. Pertama nasi goreng, dan yang kedua tongseng.

Kami begitu tergoda dengan aroma tongseng yang ada di rumah makan itu, maka pesanlah kami kepada pelayan dua porsi tongseng lengkap dengan nasinya. Saya pun memesan minuman air jeruk dingin, dan pak dedi segelas besar air kelapa muda.

 

Tak selang berapa lama, datanglah minuman pesanan kami lebih dulu. Saya langsung saja melumat habis air jeruk manis yang serasa lezat ditenggorokan. Maklumlah haus banget nih tenggorokan. saya lihat pak dedi masih sedikit meminum es kelapa mudanya yang gulanya terpisah sendiri sesuai selera pak Dedi. Nikmat dan seger sekali kelihatannya minuman es kelapa itu.

 

Akhirnya, tongseng pesanan kita pun tiba, dan saya mencobanya sedikit. "Wow", nikmat sekali rasanya. Tak salah bila banyak orang bermobil mampir ke rumah makan ini. Sebab hidangan yang disediakan oleh pemilik rumah makan sangatlah nikmat. Daftar harganya pun cukup standar dan tidak terlalu mahal bagi kita yang berkantong pas-pasan.

 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x