Mohon tunggu...
Widi Kurniawan
Widi Kurniawan Mohon Tunggu... Human Resources - Pegawai

Pengguna angkutan umum yang baik dan benar | Best in Citizen Journalism Kompasiana Award 2022

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Artikel Utama

KA Barang Mogok, KRL Terganggu, dan Sekelumit Kisah di Dalamnya

20 Mei 2022   22:40 Diperbarui: 21 Mei 2022   00:30 1103
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Suasana di dalam KRL jurusan Bogor yang tertahan akibat adanya KA barang mogok di Pasar Minggu (foto by widikurniawan)

Waktu menunjukkan pukul 19.26 WIB dan saya masih terjebak dalam kepadatan KRL yang terhenti jelang masuk Stasiun Pasar Minggu, di Jumat malam (20/5).

Sudah sejam lebih lamanya kereta hanya berjalan lambat lalu berhenti kembali. Kondisi ini terjadi sejak lepas dari Stasiun Manggarai.

"Kami mohon maaf sehubungan adanya gangguan pada kereta angkutan barang di Stasiun Pasar Minggu yang mengganggu perjalanan anda," demikian penjelasan announcer di dalam KRL jurusan akhir Stasiun Bogor yang saya tumpangi.

Hah?!

Benar-benar nggak habis thinking. Di saat jam sibuk begini, ketika penumpang memadati KRL untuk segera pulang dari tempat kerja, masih ada pula nyempil kereta barang lewat dan mogok pula.

Inilah yang membuat para penumpang heran. Kok bisa jadwal kereta barang berbagi jalur dengan KRL saat jam sibuk?

Para penumpang gelisah. Terutama yang berdiri berdesakan. Sementara yang beruntung mendapat tempat duduk tentu bisa sambil merem.

Kaki ini semakin pegel dari menit ke menit. Sementara perut terasa kian menjerit. Laper banget euy.

Bayangkan, jam segini biasanya saya sudah selesai makan malam. Benar-benar cobaan di Jumat malam nan dingin.

Drama-drama yang Bermunculan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Otomotif Selengkapnya
Lihat Otomotif Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun