Mohon tunggu...
Widi Kurniawan
Widi Kurniawan Mohon Tunggu... Human Resources - Pegawai

Pengguna angkutan umum yang baik dan benar | Best in Citizen Journalism Kompasiana Award 2022

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Artikel Utama

Sudah ODOL Oleng Pula, Aksi Ugal-ugalan Sopir Truk Demi Konten Semata

5 Maret 2022   10:35 Diperbarui: 5 Maret 2022   12:31 2142
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Beredar video kecelakaan pengendara motor matic gara-gara merekam aksi truk oleng di Jalan Raya Subah, Batang, Jawa Tengah (Sumber: Instagram @infocegatansukoharjo via gridoto.com)

Truk ODOL (over dimension over loading) memang membahayakan pengguna jalan lain. Tetapi, kombinasi ODOL dan gaya oleng bakal makin meresahkan.

Yup, truk oleng atau truk goyang adalah istilah yang disematkan kepada gaya mengemudi truk dengan kecepatan tinggi sambil zig-zag sehingga badan truk terlihat oleng, bahkan nyaris terbanting ke kanan dan ke kiri. 

Gaya oleng ini memang menuntut skill menyetir yang mumpuni, walau kenyataannya sangat berisiko bagi pengguna jalan di sekitarnya.

Truk oleng ini tak lain dan tak bukan dilakukan sebagai ajang gagah-gagahan semata, demi konten dan raupan jempol likes. 

Si pembuat konten atau perekam video biasanya adalah anak-anak remaja usia tanggung, bahkan ada yang masih bocah ingusan.

Mereka menunggu di jalan yang biasa dilalui oleh berbagai jenis truk, termasuk truk ODOL. Dari kejauhan anak-anak itu akan melambai-lambaikan tangan sebagai kode agar sopir truk segera mengeluarkan jurus olengnya.

Pemburu konten truk oleng (tangkapan layar YouTube Angga Official)
Pemburu konten truk oleng (tangkapan layar YouTube Angga Official)

Truk ODOL yang oleng justru sangat disukai, dibandingkan truk standar tanpa muatan, karena muatan truk yang melebihi kapasitas mampu membuat efek oleng yang menegangkan. 

Anak-anak pemburu konten oleng bakal girang bukan kepalang jika sopir truk mau menuruti kemauannya untuk melakukan manuver bergaya oleng.

Setelah itu anak-anak tersebut akan naik sepeda motor mengiringi jalan truk sambil merekam menggunakan kamera smartphone-nya. Ada yang posisi depan truk, ada pula yang di belakang. Mirisnya, rata-rata perekam truk oleng itu berboncengan tanpa menggunakan helm.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Otomotif Selengkapnya
Lihat Otomotif Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun