Mohon tunggu...
Widi Admojo
Widi Admojo Mohon Tunggu... Widiadmojo adalah seorang guru, pemerhati masalah pendidikan, pengurus PGRI cabang di Pejagoan Kebumen

Memiliki ketertarikan dengan masalah pendidikan, humanisme, hak asasi dan pengentasan kemiskinan

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Sensasi Menulis di Kompasiana Itu Sesuatu Lho!

18 September 2019   12:10 Diperbarui: 18 September 2019   14:12 0 5 2 Mohon Tunggu...
Sensasi Menulis di Kompasiana Itu Sesuatu Lho!
dokpri

Jujur saja saya baru mulai menulis di Kompasiana kurang lebih setengah bulan lalu.  Diluar dugaan saya,  ternyata menulis di Kompasiana sangat menantang sekaligus mengasyikkan.  Terus terang saya sedikit kecewa mengapa baru sekarang saya mengenal Kompasiana.  

Hobi saya menulis sebenarnya sudah lama.  Beberapa kali juga berhasil dimuat media cetak. Meskipun baru tulisan-tulisan di rubrik kecil. Itu pun ibarat saya peroleh berdarah-darah, alias kerja keras.

Bila diperbandingkan barangkali menulis puluhan judul yang termuat hanya satu. Itupun barangkali kalau lagi nasib bagus.  Tulisan lainnya mangkrak di keranjang sampah. 

Ikut-ikutan teman lainnya iseng-iseng saya juga pernah membuat blog. Sekedar coba-coba mengekspresikan hobi tulis menulis.  

Tema yang umum saya tulis adalah tema pendidikan dan psikologi remaja sesuai dengan background saya sebagai guru. Tetapi lama-lama juga muncul rasa jenuh dan bosan karena tulisan yang saya buat hanya saya sendiri yang membaca. Paling banter dibaca siswa-siswa saya bila kebetulan tulisan di blog saya sesuai dengan materi yang sedang  saya berikan kepada siswa.  

Lama-lama bosan dan akhirnya tulisan di blog yang saya buat saya biarkan mangkrak. Tidak saya jenguk kembali apalagi saya perbaharui dengan tulisan yang baru. 

Hobi menulis masih saya teruskan dengan sekali dua kali mengirim ke media cetak.  Baik yang lokalan maupun yang agak besar oplahnya  di berbagai media.  Namun hasilnya selalu nihil. Mungkin karena memang tulisan saya masih belum layak muat. 

Namun tidak sengaja iseng - iseng buka internet dan dusitulah saya menemukan media yang menarik perhatian untuk saya coba ikuti.  Ternyata.... Dimedia yang pertama saya temukan ini sama saja.  Saat saya menulis dan kemudian mengirimkan tulisan ternyata  tidak juga dimuat.  Artinya tulisan saya menguap lenyap begitu saja. 

Baru setelah saya ketemu Kompasiana... Barulah saya tercengang. Di media ini ternyata tulisan seperti apapun yang saya buat tidak sia-sia belaka. Benar-benar sensasi tersendiri saat tulisan saya semuanya bisa tayang dan punya kesempatan dibaca orang lain. Di media ini saya menjadi tersanjung karena karya saya seperti apapun mendapatkan ruang untuk dibaca orang lain. 

Jujur saja kadang tulisan saya di media Kompasiana saya share ke kolega lainnya untuk sekedar bagi pengalaman atau berbagi informasi.  

Beberapa ada yang komentar bahwa menulis di kompasiana itu tidak ada apa-apanya.  Artinya tidak ada seleksi sehingga mutu tulisannya juga diragukan kualitasnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2