Warkasa1919
Warkasa1919 Karyawan Swasta

Aku percaya setiap orang pasti memiliki cerita sendiri - sendiri dalam hidupnya. Kata orang, setiap cerita pasti ada akhirnya. Namun dalam cerita hidupku. Akhir cerita adalah awal mula kehidupan-ku yang baru. https://warkasa1919.wixsite.com/mysite

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Artikel Utama

Cerpen | Buku untuk Rahma

29 November 2018   21:42 Diperbarui: 30 November 2018   00:39 1358 58 28
Cerpen | Buku untuk Rahma
Foto Pribadi

CERITA ini dimulai dari jarum jam di pergelangan tangan kiri Rahma yang terus bergerak. Jarum jam yang kulihat seolah berpacu dengan laju kendaraan yang sedang dikendarainya itu terus melaju membelah keramaian jalan Kota Pekanbaru.

Mataku kembali tertuju pada Rahma yang masih terus melaju dengan kendaraan roda duanya, mulai melambat, lalu berhenti ketika telah berada di depan kantor WWF Indonesia, Kantor Pekanbaru, Provinsi Riau.

Dari jarum jam di pergelangan tangan kirinya, kucoba menerka sudut pandangnya. Rahma yang kutuliskan namanya dalam kisah ini hanyalah salah satu dari sekian nama orang yang tidak ingin kusebutkan namanya di lembar catatanku pagi ini.

***

JARUM jam di tangan Rahma sudah menunjukan pukul  09.00 WIB, ketika satu persatu peserta pelatihan yang terdiri dari perwakilan semua tim yang ada di bawah naungan WWF Indonesia Program Sumatera Tengah itu mulai menaiki bus yang sudah terparkir di pinggir jalan depan kantor WWF Indonesia kantor Pekanbaru.

Dari Rahma aku tahu, jika WWF Indonesia merupakan salah satu organisasi konservasi independen terbesar di Indonesia yang telah memulai kegiatannya sejak 1962 lalu. 

Menurut Rahma yang saat itu duduk persis di sebelahku, pada1998 yang lalu, WWF Indonesia resmi  menjadi lembaga nasional berbadan hukum yayasan. Saat ini, WWF Indonesia bekerja di 28 kantor wilayah di 17 provinsi di Indonesia, menjalin kerjasama dan bermitra dengan masyarakat, LSM, media, dunia usaha, universitas, serta pemerintah, baik di daerah maupun di pusat.

Dengan didukung oleh lebih dari 500 personil, sejak tahun 2006, WWF Indonesia mendapatkan dukungan lebih dari 64.000 suporter yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara.

Tepat pukul 09.30 WIB, bus pariwisata dan mobil Kijang Innova yang membawa Rahma dan peserta pelatihan lainnya, meninggalkan Komplek Pemda Arengka. Bersamaan dengan jarum jam di tangan kiri Rahma, pelan tapi pasti bus dan mobil Kijang Innova yang membawa Rahma dan teman-temannya itu mulai melaju di antara jalan lintas Pekanbaru-Bangkinang, meninggalkan Pekanbaru.

Setelah menempuh perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 3,5 jam atau sekitar 100 km dari Pekanbaru, sambil kembali melihat jarum jam di tangan kiri Rahma yang kulihat sudah menunjukan pukul 12.05 WIB, bus  dan mobil Kijang Innova warna putih yang ditumpangi Rahma dan teman-temannya itu berbelok keluar dari jalan lintas Bangkinang-Payakumbuh.

Rahma dan para peserta lainnya  kemudian turun dari bus yang baru saja berhenti di areal parkir Dekotoz Villa yang terletak di daerah Binamang, XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar tersebut.

***

SAMBIL membawa sepiring nasi beserta lauk-pauknya, kudatangi Rahma yang sedang menikmati makan siang di pinggir kolam renang. Aku duduk disebelahnya. Kulihat, dia baru saja selesai makan siang. Saat itu dia sedang ngobrol dengan salah seorang karyawan Dekotoz Villa yang sedang duduk di sebelahnya.

Menurut Amin, salah seorang karyawan Dekotoz Villa yang mengaku sudah bekerja selama 1 tahun ditempat ini, danau yang ditunjuk oleh Rahma itu bernama Danau Rusa. 

Danau Rusa sendiri adalah danau buatan yang menurut sejarah, dulunya adalah 9 desa yang sengaja di tenggelamkan untuk membuat Waduk Koto Panjang ini. Waduk Koto Panjang sendiri sampai saat ini masih dipergunakan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) untuk mengaliri daya listrik untuk Riau yang terkoneksi ke jaringan listrik di Sumatra.

Selesai makan siang, aku kembali ke pinggir kolam renang di mana Rahma dan Amin tadi berada. Sambil membakar sebatang rokok, aku kembali mendengarkan percakapan antara Rahma dan Amin. Menurut Amin, selain dijadikan sumber PLTA, Waduk Koto Panjang juga menjadi sumber pendapatan warga tempatan. Salah satunya dipergunakan untuk usaha keramba ikan air tawar.

Kulirik jarum jam ditangan kiri Rahma yang sudah menunjukan pukul 13.00 WIB. Sesuai jadwal, dia dan peserta pelatihan yang berjumlah 30 orang itu harus segera mengambil peralatannya, seperti laptop, buku tulis, dan lain sebagainya.

***

"TUJUAN diadakan pelatihan menulis ini adalah untuk menggali dan mengembangkan potensi dari teman-teman semua, yang selama ini lebih banyak fokus di lapangan. Aku tahu, sebenarnya banyak sekali di antara teman-teman memiliki pengalaman yang begitu menarik untuk diceritakan. 

Dan seperti yang aku tahu, selama ini teman-teman selalu kebingungan setiap kali pulang dari lapangan, sebenarnya data-data yang telah didapatkan di lapangan itu untuk apa? 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3