Hendra Wardhana
Hendra Wardhana soulmateKAHITNA

Anggrek Indonesia & KAHITNA | Kompasiana Award 2014 Kategori Berita| wardhana.hendra@yahoo.com | wardhanahendra.blogspot.com | @_hendrawardhana

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup

Cerdas Optimalkan Gaya Hidup Digital, Mulai dari Sadar Diri hingga Modem Terkini

14 November 2017   11:46 Diperbarui: 14 November 2017   11:52 677 3 2
Cerdas Optimalkan Gaya Hidup Digital, Mulai dari Sadar Diri hingga Modem Terkini
Smartphone, internet, dan berbagai aplikasi mobile mendorong gaya hidup digital (dok. pri).

Sabtu (11/11/2017) siang sambil bersantai saya membuka sebuah aplikasi e-dagang di smartphone.Melalui aplikasi tersebut saya berniat membeli smartphonelain untuk ibu yang memang sudah ingin mengganti ponsel lawasnya dengan yang baru. 

Sekitar dua puluh menit saya menimbang beberapa penawaran dan akhirnya memutuskan membeli sebuah smartphone dari sebuah merek terkenal yang baru beberapa hari diluncurkan. Mulai dari hingga cara pembayarannya cukup mudah dan saya selesaikan saat itu juga. Tiga hari berselang atau Senin sore smartphone itu sudah saya terima. 

Pengalaman di atas hanya satu contoh betapa kemajuan teknologi digital telah memberikan kemudahan dalam kehidupan. Melalui e-dagang saya bisa membeli barang kebutuhan tanpa harus berkunjung ke pusat perbelanjaan atau mencarinya di toko.

Beberapa tahun lalu saya juga mengurus NPWP tanpa perlu datang ke kantor pelayanan pajak untuk mengisi formulir, mengumpulkan fotokopi KTP dan sebagainya. Saya cukup melakukannya lewat laptop pribadi, mengisi formulir online, dan menuntaskannya dengan beberapa klik saja. Kartu NPWP pun dikirimkan ke rumah.

***

Inovasi digital, mulai dari yang sudah lama dikenal seperti mesin ATM, email, situs web, media sosial, hingga aplikasi-aplikasi terbaru yang bisa diakses melalui perangkat digital/gadget, semuanya telah menghadirkan manfaat besar dalam kehidupan. Jarak, ruang, dan waktu yang dulu sering jadi faktor pembatas kini juga semakin lebur. Berbagai pelayanan publik yang sebelumnya sering membuang banyak waktu dan biaya menjadi lebih cepat, efisien dan murah. Urusan yang rumit menjadi praktis dan mudah untuk dilakukan. Bahkan, berkat kecanggihan perangkat digital seperti laptop dan smartphone, teknologi digital tidak sekadar memberi kemudahan, tapi juga melahirkan cara dan kebiasaan baru. 

Salah satu contoh paling nyata adalah transportasi online.Saat kualitas dan pelayanan transportasi publik masih kurang, transportasi online menjadi alternatif untuk menunjang mobilitas banyak orang termasuk saya. Pada saat yang sama inovasi aplikasi transportasi online mengubah cara saya dalam membayar ongkos perjalanan, mengirim barang, memesan makanan, hingga membeli pulsa. Hanya dengan sebuah aplikasi, saya mendapatkan pilihan lebih banyak dan lebih baik. 

Kemajuan teknologi digital pula yang dalam beberapa tahun terakhir telah memudahkan saya dalam memesan kamar hotel, membeli tiket kereta, menikmati layanan perbankan, membaca berita, mengakses perpustakaan online, menyampaikan pendapat dan sebagainya. 

***

Sentuhan teknologi digital yang merentang luas di berbagai aspek kehidupan menandakan bahwa kita sedang memasuki era masyarakat digital. Sayangnya, transformasi digital yang saat ini bergulir belum benar-benar disertai dengan optimalisasi gaya hidup digital. Padahal, optimalisasi gaya hidup digital dibutuhkan agar manfaat yang ditawarkan oleh inovasi-inovasi digital bisa dirasakan secara maksimal.

Berkaca pada pengalaman pribadi, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan gaya hidup digital. Pertama,meningkatkan kesadaran dan kapasitas diri. Memang benar gaya hidup digital bukan pencapaian tertinggi dalam hidup. Teknologi digital juga bukan faktor utama yang menentukan kesempurnaan hidup. Namun, teknologi digital mampu meningkatkan kualitas kehidupan. Perannya dalam menunjang aktivitas dan kebutuhan manusia tak terbantahkan. Teknologi digital sudah menjadi kebutuhan. Oleh karena itu, kesadaran bahwa teknologi digital adalah bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan kemajuan bersama sangat diperlukan agar gaya hidup digital semakin optimal. 

Selain sadar diri, setiap orang juga perlu memerangi sikap malas untuk menggunakan teknologi. Pandangan keliru bahwa inovasi digital akan mengancam eksistensi manusia perlu dihilangkan. 

Selanjutnya, karena teknologi digital berkembang sangat cepat maka kita perlu beradaptasi dengan meningkatkan kapasitas atau keterampilan agar bisa menguasai dan memanfaatkannya. Dengan kata lain, untuk mengoptimalkan gaya hidup digital, mau tidak mau kita harus "berteman" dengan inovasi teknologi.

Kedua,menguasai teknologi digital memang penting, tapi mengoptimalkannya bukan berarti menggunakan sebanyak mungkin inovasi digital. Harus diingat bahwa inovasi digital diciptakan untuk mempermudah kita, bukan untuk menjadikan kita budak teknologi.

Kita bisa mengoptimalkan gaya hidup digital dengan memegang prinsip live smart atau hidup cerdas. Salah satu kriteria live smart adalah tepat guna, artinya memilih dan menentukan teknologi mana yang sesuai kebutuhan dan prioritas, bukan karena ikut-ikutan.

Dulu ketika baru menggunakan smartphone saya cenderung memasang banyak aplikasi tanpa memperhitungkan seberapa penting saya membutuhkannya. Beberapa aplikasi yang sebenarnya mirip saya pasang secara bersamaan. Cara demikian ternyata tidak membuat saya lebih efektif dalam menggunakan teknologi. Mengunduh banyak aplikasi di smartphone tidak serta merta mendukung gaya hidup digital. Kini, di smartphone saya hanya memasang aplikasi-aplikasi yang benar-benar menunjang aktivitas. 

Ketiga,cara atau tingkatan kita dalam menggunakan teknologi mempengaruhi sejauh mana gaya hidup digital bisa dioptimalkan. Aktif menggunakan inovasi digital saja tidak cukup jika yang banyak dilakukan hanya mengunggah foto diri di instagram atau curhat di media sosial. Sama halnya internet menjadi kurang berdampak besar jika hanya digunakan untuk chatting dan bermain game.

Membuat dan menayangkan konten blog yang bermutu adalah salah satu cara untuk mengoptimalkan gaya hidup digital (dok. pri).
Membuat dan menayangkan konten blog yang bermutu adalah salah satu cara untuk mengoptimalkan gaya hidup digital (dok. pri).
Untuk mengoptimalkan gaya hidup digital, kita perlu beranjak dari sekadar penikmat pasif menjadi kreator atau kontributor. Salah satu yang saya lakukan adalah dengan mempublikasikan berita di media jurnalisme warga seperti Kompasiana, memposting tulisan di blog pribadi, dan membuat konten-konten yang bermutu. Dengan cara itu saya bisa berkontribusi memberi nilai tambah pada teknologi blogging, sekaligus menghadirkan manfaat kepada orang lain yang membaca blog saya.

Tentu saja setiap orang bisa memberikan nilai tambah sesuai kemampuan dan caranya masing-masing. Intinya untuk mengoptimalkan gaya hidup digital kita harus menggunakan inovasi digital secara lebih bermanfaat, bermakna, dan berdampak. 

Keempat,bicara gaya hidup digital tidak bisa dilepaskan dari internet yang merupakan kunci dari gaya hidup digital. Tanpa internet inovasi digital juga tidak akan semaju sekarang. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2